Ancam kenakan tarif lebih tinggi, Trump sebut tak perlu restu kongres

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengancam akan melipatgandakan tarif impor bagi negara-negara yang memanfaatkan putusan Mahkamah Agung AS terkait pembatasan wewenang eksekutif, seraya menyebut dirinya tidak perlu persetujuan Kongres untuk menetapkan tarif.

Ancaman itu dilontarkan Trump pada Senin (23/2) setelah Mahkamah Agung pekan lalu membatalkan dasar hukum pemberlakuan tarif impor karena konstitusi menetapkan wewenang tersebut berada di tangan Kongres.

Trump menyebut keputusan itu "memalukan", tetapi ia mengatakan bahwa "tanpa disadari" Mahkamah Agung memberinya kewenangan yang lebih besar.

Lewat platform media sosial miliknya, Truth Social, ia memperingatkan negara-negara yang dianggap merugikan AS agar tidak mencoba memicu konflik perdagangan baru.

"Negara mana pun yang ingin 'bermain-main' dengan keputusan mahkamah agung yang konyol ini [...] akan menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi, dan lebih buruk daripada [tarif] yang mereka setujui baru-baru ini," kata Trump.

Ia juga mengaku telah menyiapkan rencana cadangan dan berjanji akan mempertahankan semua tarif yang ditetapkannya demi keamanan nasional AS.

Trump juga menolak keharusan meminta restu legislatif dalam urusan perdagangan internasional karena menganggap izin tersebut sudah ia kantongi sejak lama.

Sebagai presiden, kata Trump, dirinya tidak harus berkonsultasi dengan Kongres untuk mendapatkan persetujuan mengenai tarif.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Rupiah menguat seiring keputusan MA AS anulir kebijakan tarif Trump

Baca juga: Bersitegang dengan Iran, AS galang kekuatan militer di Timur Tengah


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Klasemen Liga Inggris : Everton di Papan Tengah, MU Masih Jauh dari Puncak
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Viral "Cukup Saya WNI", Mari Ketahui Kewajiban Pengabdian Awardee LPDP
• 42 detik lalukompas.com
thumb
Tanpa Ampun, Purbaya Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP dari Instansi Pemerintah: Jangan Hina Negara Anda Sendiri!
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Saham Syariah dapat Berkah Saat Ramadan, Mana Paling Menarik?
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Purbaya Tanggapi Alumni LPDP yang Bilang "Cukup Aku Aja yang WNI": Saya Akan Blacklist
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.