Pintu Listing 10 Tokenisasi Aset, Pasar RWA Tembus Rp 423 Triliun

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Pintu Kemana Saja (Pintu), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus memberikan pilihan aset investasi kripto yang beragam bagi penggunanya. Kali ini, Pintu menambahkan 10 tokenisasi aset global yang dapat diperdagangkan oleh pengguna.

Tokenisasi merupakan proses yang membuat hak kepemilikan terhadap suatu aset direpresentasikan sebagai token dan disimpan di jaringan blockchain. Contoh tokenisasi adalah aset di dunia nyata seperti mata uang, saham, obligasi, komoditas, properti, dan lain-lain.

Baca Juga
  • Saat Superhero Turun ke Jalan, Bagikan Takjil Gratis untuk Warga Berbuka Puasa
  • OJK Siapkan POJK Baru untuk Atur Influencer Pasar Modal
  • Peringatan Keras Purbaya untuk Penerima Beasiswa LPDP: Jangan Menghina-hina Negara

Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad mengungkapkan pada periode Februari hingga Maret 2026, Pintu telah melisting 10 aset kripto. Deretan token tersebut meliputi Mastercard (MAX), JPMorgan Chase (JPMX), Chevron (CVXX), Advanced Micro Devices (AMDX), iShares 20+ Year Treasury Bond ETF (TLTX), Eli Lilly (LLYX), iShares Core US Aggregate Bond ETF (AGGX), iShares Core MSCI EAFE ETF (IEFAX), UnitedHealth (UNHX), dan PepsiCo (PEPX).

“Pilihan tokenisasi aset ini memungkinkan investor kripto melakukan diversifikasi tidak hanya ke proyek berbasis kripto, tetapi juga ke tokenized asset seperti saham, exchange traded fund (ETF), perak, dan emas dalam bentuk tokenisasi yang seluruhnya dapat diakses dengan mudah di aplikasi Pintu," katanya melalui keterangan, Senin (23/2/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Berdasarkan data dari situs rwa.xyz, pasar tokenisasi real world asset (RWA) terus mengalami pertumbuhan positif. Data on-chain menunjukkan total nilai tokenisasi RWA mencapai 25,03 miliar dolar AS atau sekitar Rp 423 triliun.

Dalam konferensi Consensus Hong Kong, tokenisasi RWA menjadi salah satu topik utama yang dibahas. Disebutkan gelombang pertumbuhan sektor ini semakin didorong partisipasi institusi besar.

Sejumlah ahli juga menilai pemanfaatan teknologi blockchain dalam tokenisasi aset memungkinkan proses yang lebih efisien, penyelesaian transaksi yang lebih cepat, serta transparansi yang lebih tinggi karena seluruh transaksi dapat tercatat dan diverifikasi secara terbuka.

“Dengan penambahan puluhan tokenized asset di aplikasi Pintu, kini terdapat lebih dari 300 aset kripto yang dapat diinvestasikan dan diperdagangkan oleh pengguna. Ke depan, melihat potensi besar perkembangan tokenisasi aset, kami akan terus menghadirkan beragam pilihan aset kripto yang relevan agar pengguna Pintu dapat melakukan diversifikasi portofolio secara lebih optimal serta mengakses peluang investasi aset global dengan lebih mudah,” ujar Iskandar.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemidanaan Delpedro dkk Dikhawatirkan Membuat Masyarakat Enggan Berpendapat
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Howe tegaskan tetap turunkan skuad terbaik hadapi Qarabag
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Putri Kim Jong Un Naik Takhta Militer, Pegang Kendali Biro Rudal Korut
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kini Sudah Bebas, Berapa Lama Fariz RM Seharusnya Dihukum?
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Gakkum Kehutanan Gagalkan Perdagangan 6 Kucing Kuwuk di Medan, Satu Pelaku Ditangkap
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.