DPR Minta Impor Kendaraan Pck Up dari India Ditunda, Ini Respons Dirut Agrinas

idxchannel.com
15 jam lalu
Cover Berita

Joao menekankan apa yang menjadi keputusan kolektif dari level legislatif dan eksekutif bakal dilakoni Agrinas.

DPR Minta Impor Kendaraan Pck Up dari India Ditunda, Ini Respons Dirut Agrinas. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) Joao Angelo De Sousa Mota merespons pernyataan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, yang meminta pemerintah untuk menunda terlebih dahulu rencana impor 105 ribu unit mobil pick up dari India.

Sebagai mitra kerja DPR, Joao menekankan apa yang menjadi keputusan kolektif dari level legislatif dan eksekutif bakal dilakoni Agrinas. Termasuk melakukan penundaan impor kendaraan 105 ribu unit.

Baca Juga:
Agrinas Impor Mobil Pick Up, GAIKINDO Tekankan Industri Lokal Mampu Penuhi Kebutuhan KMP

"Kami loyal setia dan taat kepada perintah," kata Joao kepada IDX Channel, Senin (23/2/2026). 

Respons Joao ini berbeda dari hari sebelumnya, yang mengatakan tidak bakal melakukan penyesuaian kebijakan impor kendaraan dari India, seiring kebijakan ini menimbulkan polemik. Terlebih, sebagian kendaraan diklaimnya sudah tiba di Tanah Air.

Baca Juga:
Agrinas Mau Impor Kendaraan Kopdes, HIPMI Soroti Hilangnya Potensi Keuntungan Ekonomi 

"Baru datang seribuan. Bulan ini komplitlah seribuan (datang) itu pick up single cabin," ujar Joao kepada awak media.

Joao juga membeberkan alasan melakukan impor kendaraan untuk operasional logisitk Koperasi Merah Putih ini dilatarbelakangi faktor harga, kualitas, dan ketersediaan produk serupa di dalam negeri. 

Baca Juga:
Bos Agrinas Ungkap Alasan Impor Mobil Rp24,66 Triliun dari India untuk Kopdes Merah Putih

Dari sisi harga, kendaraan impor asal India dinilai lebih kompetitif dibandingkan harga yang dipatok pabrikan lain. Dengan produk yang lebih murah, diklaim memiliki kualitas setara. 

"Kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif atau hampir 50 persen lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi durability, power, dan fuel consumption, kendaraan ini sangat andal dan sangat bagus," katanya.

Adapun Dasco menyampaikan bahwa permintaan penundaan impor kendaraan ini tak terlepas dari keberadaan Presiden Prabowo Subianto yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Luar Negeri.

"Jadi rencana untuk impor 105 ribu mobil pick up dari India, saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu, mengingat presiden masih di luar negeri," kata Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/22026).

Dasco meyakini presiden pada saat pulang tentunya akan membahas secara detail mengenai rencana impor tersebut, sebelum mengambil keputusan.

"Dan tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri. Nah, sehingga kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu," ujarnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dituding Pacar Jadi Penghalang, Okin Ngaku Salah Soal Tak Hadir di Acara Anaknya
• 6 jam laluintipseleb.com
thumb
Pakar Hukum: Perjanjian Tarif AS-Indonesia Ilegal Setelah Putusan MA AS
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
IHSG Turun Lebih dari 1 Persen, Berikut Sentimen yang Membayangi
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Meksiko Membara Pasca-Tewasnya El Mencho: Keamanan Piala Dunia 2026 Terancam?
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Aksi Koboi Curanmor di Tanjung Duren Terekam CCTV, Polisi Ringkus Dua Pelaku
• 19 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.