VIVA – Karier bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, tengah berada dalam fase sulit bersama FC Twente setelah tersisih dari skuad utama dan menghadapi ketidakpastian kontrak.
Situasi ini terjadi usai cedera ligamen yang dialaminya pada November 2025 serta belum tercapainya kesepakatan perpanjangan kontrak dengan manajemen klub.
Beberapa musim sebelumnya, Hilgers dikenal sebagai salah satu bek muda potensial di Eredivisie. Ia tampil konsisten bersama Twente dan sempat diminati klub Ligue 1, Stade Brestois 29, pada bursa transfer musim panas 2025.
- PSSI
Rencana kepindahan dengan skema pinjaman disertai opsi pembelian permanen batal terealisasi karena kendala administratif dan keterbatasan waktu untuk menyelesaikan tes medis sebelum penutupan transfer.
Setelah transfer gagal, Hilgers mengalami cedera ligamen anterior (ACL) pada November 2025 dan harus menjalani operasi. Cedera tersebut membuatnya mengakhiri musim lebih cepat. Sejak Mei 2025, ia belum kembali tampil dalam pertandingan resmi.
Pembicaraan kontrak antara Hilgers dan manajemen Twente juga belum menemui titik terang. Dengan kondisi tersebut, ia berpotensi meninggalkan klub dengan status bebas transfer jika tidak tercapai kesepakatan baru.
Dampak dari situasi tersebut terlihat pada nilai pasarnya. Beberapa tahun lalu, valuasi Hilgers disebut sempat menembus lebih dari 11 juta euro. Kini, nilainya berada di kisaran 5 juta euro dan berisiko turun lebih jauh apabila minim menit bermain berlanjut.
Dalam analisis FootballTransfers, Hilgers memiliki indeks keterampilan 64,7 dan berpotensi meningkat hingga 70,6 jika kembali ke kondisi terbaiknya. Pada usia 25 tahun, ia masih berada dalam periode produktif sebagai bek tengah, dengan karakter bermain yang menonjol dalam membaca permainan dan distribusi bola dari lini belakang.
Bersama Timnas Indonesia, Hilgers telah mengoleksi empat caps dan diproyeksikan menjadi bagian penting di lini pertahanan. Fokus utamanya saat ini adalah pemulihan fisik secara penuh untuk membuka kembali peluang tampil reguler.
Di tengah ketidakpastian tersebut, muncul kabar bahwa juara bertahan Eredivisie, PSV Eindhoven, memantau situasinya. PSV yang dilatih Peter Bosz disebut memiliki kecocokan gaya bermain dengan karakter Hilgers, meski peluang menit bermain kemungkinan terbatas apabila bergabung.




