IHSG Uji Resistance 8.450, Cek Rekomendasi Saham Phintraco Sekuritas Hari Ini (24/2)

bisnis.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA —Indeks harga saham gabungan (IHSG) diteropong bakal lanjut menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (24/2/2026). Phintraco Sekuritas menjagokan saham BBRI, BRPT, hingga UNVR. 

Pada Senin (23/2/2026), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,5% ke level 8.396,08. Posisi itu merupakan level penutupan tertinggi sejak 28 Januari 2026 atau setelah pasar dihantam oleh sentimen interim freeze MSCI. 

Tim Analis Phintraco Sekuritas memaparkan bahwa investor merespons positif atas dibatalkannya pemberlakukan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump oleh Mahkamah Agung AS pada 20 Februari 2026. Meskipun, Trump bermanuver dengan mengeluarkan pernyataan akan memberlakukan tarif global baru sebesar 15%. 

Investor berharap perjanjian dagang antara AS-Indonesia yang sudah ditandatangani pada pekan lalu (19/2/2026) dapat batal, karena dalam perjanjian tersebut tarif yang ditetapkan lebih tinggi, yaitu 19%. 

Selain itu, faktor positif juga berasal dari adanya berita bahwa MSCI menyetujui proposal BEI dan OJK. 

Baca Juga : Meneropong Arah IHSG Imbas Gonjang-Ganjing Tarif Trump

Rupiah juga ditutup menguat pada level Rp16.802 per dolar AS di pasar spot (23/2/2026). Sementara itu data Money Supply M2 di Indonesia meningkat 10% YoY pada Januari 2026, berakselerasi dari 9.6% YoY pada Desember 2025 (23/2/2026).

“Secara teknikal, histogram MACD IHSG berlanjut bergerak menguat di teritori positif dan didukung oleh kenaikan volume beli. Namun, Stochastic RSI mulai melambat dan berada di area overbought,” paparnya. 

Lebih lanjut, IHSG ditutup di atas level MA20 sehingga diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji level 8.450-8.500, jika dapat ditutup di atas level 8.400. Level support IHSG ada di posisi 8.300. 

Pada hari ini (24/2/2026), top picks Phintraco Sekuritas ialah saham BBRI, BRPT, UNVR, ESSA dan TINS.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stok Batu Baru PLTU di Bawah 10 Hari, Kelistrikan Nasional Terancam
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Waktu Antrean Penukaran Uang Baru di PINTAR BI sampai 3.662 Jam, Netizen: Masuknya Setelah Lebaran
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Proyek Flyover Latumenten Bikin Macet, DPRD Minta Dishub DKI Lakukan Pengaturan Lalin
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Tersangka Pencabulan 3 Bocah Laki-laki di Tangsel Pernah Jadi Korban Pelecehan
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut Ditunda, KPK Butuh Waktu Persiapan
• 5 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.