BEKASI, KOMPAS.com – Arus lalu lintas di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, terpantau ramai lancar, Selasa (24/2/2026), setelah sehari sebelumnya macet parah.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi sejak pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB, kondisi jalan tampak lengang dan tidak ditemukan kemacetan.
Motor dan mobil dapat melintas dengan kecepatan normal tanpa antrean panjang dengan sistem buka tutup jalan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Syafruddin, mengatakan kemacetan sebelumnya dipicu oleh kombinasi faktor cuaca dan peningkatan volume kendaraan.
"Kondisi macet kemarin itu diakibatkan oleh intensitas hujan di pagi hari. Ditambah hari Senin dan pertama kali anak sekolah masuk," ujar Syafruddin saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.
Baca juga: Perbaikan Jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi Picu Macet Parah
Ia menjelaskan, pada Selasa pagi arus lalu lintas sudah terkendali karena petugas Dinas Perhubungan (Dishub) diterjunkan ke lokasi.
"Kami masih menerapkan contraflow di Jalan I Gusti Ngurah Rai pagi ini. Sejak jam 07.00 sudah dikendali oleh personel Dishub dan tidak terjadi kemacetan," katanya.
Sementara itu, Yusuf (42), warga Bekasi Barat yang sempat terjebak kemacetan sehari sebelumnya, membenarkan bahwa kondisi lalu lintas kini jauh lebih lancar.
"Saya di sini dari jam 8. Memang sudah tidak macet ya. Sudah agak lancar," kata Yusuf.
Meski demikian, ia mengaku sempat terganggu dengan kemacetan parah yang terjadi pada Senin pagi.
"Sempat merasa terganggu karena macetnya parah. Hampir dua jam enggak bergerak sama sekali kendaraan," ujarnya.
Baca juga: Perbaikan Jalan I Gusti Ngurah Rai Bekasi Picu Macet, Sistem Buka Tutup Diterapkan
Menurut dia, saat kemacetan terjadi, tidak terlihat petugas yang berjaga di lokasi.
"Kalau kemarin enggak ada petugas yang berjaga. Makanya macet parah. Kalau hari ini baru ada petugasnya," kata Yusuf.
Untuk diketahui, sebelumnya kemacetan terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin (23/2/2026).
Kepadatan arus lalu lintas dipicu oleh pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, sehingga terjadi pembatasan lajur.
Sejak pagi hingga siang, sejumlah pengendara sepeda motor dan mobil tertahan menuju arah Stasiun Cakung, Jakarta Timur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




