MEXICO CITY, KOMPAS.TV - Sosok yang selama dua dekade menjadi bayang-bayang paling menakutkan dalam dunia narkotika Meksiko akhirnya tumbang. Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG) atau Kartel Generasi Baru Jalisco, tewas dalam operasi militer di Tapalpa, negara bagian Jalisco, Minggu (22/2/2026).
Kematian pria 59 tahun itu bukan hanya mengakhiri pelarian panjangnya, tetapi juga membuka babak baru dalam peta kekuasaan kartel di Meksiko.
Menurut laporan, pasukan khusus Meksiko awalnya berupaya menangkap El Mencho. Namun operasi berkembang menjadi baku tembak yang berujung pada kematiannya.
Ia selama ini dikenal sangat tertutup; foto-foto yang beredar di publik sebagian besar berasal dari arsip penangkapannya di California, Amerika Serikat pada 1980-an dan awal 1990-an.
Baca Juga: Visual Udara Pasca Bos Kartel Narkoba El Mencho Tewas, Meksiko Dikepung Kepulan Asap
Dari Michoacan ke CaliforniaDilansir Associated Press, Oseguera Cervantes lahir di komunitas pertanian El Naranjo, negara bagian Michoacan, Meksiko.
Nama lahirnya Rubén Oseguera Cervantes. Belakangan ia menambahkan nama “Nemesio”, yang kemudian melahirkan julukan “El Mencho”.
Saat masih muda, ia bermigrasi ke Amerika Serikat dan menetap di California. Di sana, ia menikah dengan keluarga yang terhubung dengan kelompok “Los Cuinis”, yang dipimpin Abigael González Valencia alias “El Cuini”.
Ia sempat menjalani hukuman tiga tahun penjara atas kasus perdagangan heroin sebelum akhirnya dideportasi ke Meksiko.
Kepulangannya ke Michoacan menjadi titik awal keterlibatannya dalam jaringan narkotika yang lebih besar.
Naik Daun di Dunia KartelSetelah kembali ke Meksiko, El Mencho bekerja sama dengan kelompok yang terhubung dengan Kartel Milenio, yang saat itu dipimpin Armando Valencia Cornelio alias “El Maradona”.
Baca Juga: Kerusuhan di Meksiko Usai Bos Kartel Narkoba Terbunuh, Status Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Terancam
Pada 1990-an, ia mulai terhubung dengan jaringan perdagangan kokain yang memiliki relasi dengan kelompok di Sinaloa dan pemasok di Kolombia.
Ia dikenal sebagai orang lapangan, seorang “gunman”, yang kemudian naik posisi seiring menguatnya konflik antarkelompok kriminal di wilayah barat Meksiko.
Perubahan besar terjadi setelah penangkapan Armando Valencia pada 2003.
Struktur organisasi bergeser, dan Oseguera Cervantes bekerja di bawah Ignacio “Nacho” Coronel, operator keuangan penting dari Kartel Sinaloa, yang berafiliasi dengan Joaquín 'El Chapo' Guzmán.
Namun, penangkapan Óscar Nava Valencia pada 2009 dan tewasnya Coronel setahun kemudian memicu perpecahan internal.
Dari fragmentasi itulah lahir kartel baru, Jalisco New Generation Cartel (CJNG), sekitar 2009.
Ekspansi Cepat dan BrutalPenulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Associated Press
- El Mencho
- Nemesio Oseguera Cervantes
- Jalisco New Generation Cartel
- kartel Meksiko
- profil El Mencho
- Sinaloa Cartel





