Kubangan Bekas Galian Proyek di Penjaringan Makan Korban, Motor Terperosok

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Video yang memperlihatkan sejumlah pengendara motor terjatuh ke dalam kubangan air bekas galian proyek di Jalan Sukarela, Penjaringan, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Peristiwa itu diduga terjadi akibat kondisi jalan berlubang yang tergenang air sehingga membahayakan pengguna jalan.

Berdasarkan video yang diunggah akun @jakut24jam, terlihat setidaknya dua pengendara motor terjatuh di titik yang sama. Dalam rekaman tersebut, tampak satu unit ekskavator berada di dekat lubang galian.

Baca juga: Viral Remaja Blokir Jalan di Jatinegara untuk Main Bola, Warga: Sering Setiap Ramadhan

Di sekitar lokasi terlihat garis pembatas berwarna hitam-kuning serta barrier jalan berwarna oranye. Pada potongan video berikutnya, tampak sepeda motor berwarna biru terjebak di dalam lubang galian yang cukup dalam dan dipenuhi air.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh JAKARTA UTARA 24 JAM (@jakut24jam)

Kondisi terkini di lokasi

Saat Kompas.com meninjau lokasi pada Selasa (24/2/2026), lubang galian tersebut telah ditutup menggunakan tanah. Ekskavatoryang sebelumnya terlihat dalam video juga sudah tidak berada di lokasi.

Namun, kondisi jalan masih becek dan berlumpur akibat hujan yang mengguyur Jakarta. Permukaan jalan di titik tersebut belum diaspal sehingga mudah tergenang air.

Di sekeliling lokasi, pembatas jalan berwarna oranye kembali dipasang dan garis hitam-kuning melingkari area bekas galian. Pada salah satu barrier terpasang spanduk bertuliskan, "Mohon maaf. Jalan ditutup sementara. Ada pekerjaan jaringan perpipaan,".

Selain di titik tersebut, kerusakan jalan berupa lubang dan genangan juga terlihat di sepanjang Jalan Sukarela hingga arah Jalan Gedong Panjang.

Baca juga: Sempat Ditambal, Jalan Lodan Raya Depan Ancol Kembali Berlubang

Sudah sering ada yang jatuh

Khoirul (41), warga sekitar, mengatakan kondisi jalan rusak di lokasi itu memang kerap menyebabkan pengendara motor terjatuh.

"Sering, kalau nggak empat kali apa lima kali begitu," katanya saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa.

Meski demikian, ia menyebutkan, sebagian pengendara tetap memaksa melintas meskipun akses jalan telah dibatasi.

"Ya kadang ya intinya dibuka begitu lho (penutup jalannya). Nah itu pas, orang itu ngebuka (penutupnya), jadinya yang lain ikut jalan," ungkapnya.

Senada, Idris (51), pengendara yang kerap melintas di jalan tersebut, mengatakan kecelakaan biasanya terjadi saat pembatas jalan dibuka.

"Itu motor sih pas dibuka kali itunya tuh (pembatas jalannya)," ucapnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia berharap pengerjaan proyek jaringan pipa di lokasi tersebut segera rampung agar Jalan Sukarela dapat diperbaiki secara permanen.

"Ya, penginnya dibenerin entar sama dia kalau udah beres. Pipanya dia bocor lagi kayaknya makanya belum selesai," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI Batasi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Maksimal Rp5,3 Juta per Orang, Ini Rinciannya
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Sungai Cisadane Tercemar, Menteri LH: PT Biotek Saranatama Harus Bertanggung Jawab
• 54 menit lalukompas.tv
thumb
Begini Prediksi Analis Terhadap Kinerja Bisnis PGN
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Semen Padang FC Targetkan Poin Penuh Lawan Bhayangkara Presisi Lampung FC demi Keluar Zona Degradasi
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Resbob Didakwa Kasus Penghinaan Suku Sunda, Terancam 4 Tahun Penjara
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.