Wamendikdasmen Atip Pastikan Pembelajaran Mendalam Berjalan Efektif di Bandung

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, DISWAY.ID-- Suasana kelas di Kota Bandung tampak hidup dan partisipatif saat ditinjau Wakil Menteri Pendidikan dasar Dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat meninjau langsung penerapan Pembelajaran Mendalam di SMPN 5 Bandung dan SDN 001 Merdeka Bandung.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan proses belajar yang bermakna, interaktif, dan berpusat pada siswa.

Di SMPN 5, siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila mempresentasikan proyek e-book bertema “Sumatra: Hidden Wonders of Indonesia”.

BACA JUGA:Kasat dan Kanit Narkoba Polres Toraja Utara Dipatsus, Kadiv Humas Polri: Penegakan Hukum!

Proyek kolaboratif tersebut memuat sejarah, budaya, hingga kekayaan alam Sumatra, sekaligus melatih kerja tim dan kemampuan berpikir kritis.

Di kelas Bahasa Indonesia, pembelajaran dikemas melalui metode joyful learning dengan Papan Interaktif Digital dan kuis Kahoot.

Siswa aktif menjawab soal, menonton video materi teks prosedur, lalu berdiskusi mengenai unsur kebahasaan. Kelas pun terasa dinamis dan komunikatif," ujar Wamen Atip, di Bandung, Senin, 23 Februari 2026.

Dalam sesi interaktif bersama siswa, Atip menekankan pentingnya pertanyaan pemantik agar peserta didik terlibat sejak awal.

Menurutnya, pendekatan ini membantu siswa memahami konsep secara utuh dan kontekstual.

Pembelajaran mendalam memberikan informasi sekaligus inspirasi, sehingga murid mampu memaknai pelajaran dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

BACA JUGA:BGN Tegaskan Anggaran Bahan Makan MBG Rp8.000–Rp10.000, Bukan Rp15.000

Di sisi lain Kepala sekolah dan guru menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka menilai kehadiran wakil menteri menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi implementasi metode belajar.

Penguatan kompetensi pedagogik guru, penguasaan konsep, serta suasana belajar yang menyenangkan dinilai kunci keberhasilan.

Selanjutnya, dengan pemantaun yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ingin memastikan pelatihan guru benar-benar diterapkan di kelas.

Implementasi nyata dianggap lebih penting daripada sekadar teori, agar dampaknya dirasakan langsung oleh siswa.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Proyek Flyover Latumenten Bikin Macet, DPRD Minta Dishub DKI Lakukan Pengaturan Lalin
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Kantor Samsat di Jateng Sepi, Ada Apa?
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Rencana BSI (BRIS) Usai Purbaya Perpanjang Tenor Penempatan Dana di Himbara
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar Ketentuan TKA di Enam Provinsi
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Respons Cepat Polisi Tindak Pemukul Petugas SPBU di Jaktim
• 21 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.