Perputaran Uang Judol Rp 5 Miliar dari 2,6 Juta Warga Jabar: Pegawai hingga Anak

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Polda Jawa Barat mengungkap perputaran uang judi online di wilayah Jawa Barat mencapai sekitar Rp 5 miliar. Angka tersebut berasal dari 2,6 juta orang, termasuk pegawai swasta, pedagang, hingga puluhan ribu anak di bawah umur. Mereka ini judi online jaringan lokal.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa data tersebut merujuk pada laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dirilis pada 2 November 2025. Dalam laporan itu, Jawa Barat tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah pemain judi online yang sangat tinggi.

“Pengguna judi di Jawa Barat mencapai 2,6 juta orang. Klaster penggunanya beragam, mulai dari pegawai swasta, pedagang, hingga sekitar 41 ribu orang di bawah umur (anak),” ujar Hendra dalam konferensi pers tindak pidana perjudian online di Polda Jabar, Selasa (24/2).

Menurutnya, besarnya jumlah pemain tersebut berdampak langsung pada tingginya perputaran uang dalam aktivitas perjudian online.

“Perputaran judi yang nilainya mencapai sekitar lima miliar rupiah ini sangat meresahkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa praktik judi online tidak memberikan keuntungan bagi masyarakat.

“Skema dari judol ini tidak menguntungkan sama sekali. Justru menimbulkan kerugian ekonomi dan sosial,” tegasnya.

Fenomena ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena tidak hanya melibatkan orang dewasa produktif, tetapi juga anak-anak di bawah umur. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjudian online telah merambah berbagai lapisan masyarakat tanpa batas usia maupun profesi.

Polda Jabar menjadikan tingginya angka pengguna dan perputaran uang tersebut sebagai target penindakan. Aparat terus melakukan patroli siber dan penindakan terhadap jaringan penyedia maupun pihak yang mempromosikan situs judi online.

Selain penegakan hukum, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan pengawasan terhadap penggunaan internet, khususnya pada anak dan remaja, agar tidak terjerumus dalam praktik perjudian online.

Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk menekan peredaran judi online di wilayah Jawa Barat demi melindungi masyarakat dari dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan.

Sindikat Judol Modus Sebar Link via WhatsApp Blast

Polda Jawa Barat mengungkap jaringan promosi perjudian online yang beroperasi di wilayah Cirebon. Lima orang ditetapkan tersangka karena berperan menyebarkan tautan situs judi melalui pesan WhatsApp blast ke nomor telepon secara acak.

Pengungkapan kasus bermula pada 31 Januari 2026 saat petugas menerima laporan aktivitas mencurigakan di Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Setelah ditelusuri, kegiatan tersebut merupakan penyebaran pesan promosi judi online menggunakan perangkat khusus dan sistem WhatsApp blast.

“Setelah ditelusuri, kegiatan tersebut merupakan WhatsApp blast yang menggunakan perangkat khusus untuk mempromosikan website judi online,” jelas Hendra.

Promosi dilakukan melalui situs setorwa.com dan sebarwa.com untuk mendistribusikan tautan perjudian online ke berbagai nomor secara masif.

Polisi menetapkan lima tersangka berinisial MAA, AS, W, YK, dan RP. MAA berperan sebagai pemimpin jaringan yang menyewakan akun WhatsApp untuk promosi situs judi online, sedangkan 4 lainnya bertugas membuat link judol hingga menyediakan sim card.

Dari kasus ini perputaran uang judi online mencapai sekitar Rp 5 miliar dengan pengguna sebanyak 2,6 juta orang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Pramono Dukung Agenda dan Program PW Hima Persis DKI Jakarta
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Kadin menilai impor pikap dari India lemahkan daya saing industri
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Terpopuler: Panel Surya untuk EV, Impor Pikap India Disorot, hingga Ancaman Mobil Tua Disita
• 14 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.