Polisi-Masyarakat Sinergi Redam Tawuran di Jakarta selama Ramadan

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Polda Metro Jaya mengaku bersinergi dengan elemen masyarakat di ibu kota dan sekitarnya dalam meredam aksi tawuran di Jakarta selama Ramadan. Sinergitas itu dinilai cukup ampuh.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan upaya nyata tersebut diperkuat melalui deklarasi "Jaga Jakarta" oleh berbagai komunitas masyarakat dalam Apel Kamtibmas pada 14 Februari 2026. Kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Satgas Anti Tawuran oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

"Langkah ini menjadi tonggak penting dalam menyatukan visi antara aparat penegak hukum dan warga demi keamanan lingkungan," kata Budi seperti dilansir dari Antara, Selasa, 24 Februari 2026. 

Baca Juga :

Polisi Amankan Belasan Motor Diduga Konvoi di JLNT Casablanca
Budi menegaskan fokus utama Satgas Anti Tawuran mengedepankan tindakan preventif dan humanis melalui kolaborasi patroli warga serta patroli mobile dari satuan Brimob dan Sabhara.

"Sepanjang periode 12 hingga 23 Februari 2026, petugas secara intensif menyisir titik-titik rawan untuk membubarkan kerumunan remaja yang terindikasi hendak melakukan aksi tawuran," ujar Budi.

Menurut dia, pendekatan tersebut terbukti efektif dalam memetakan potensi gangguan keamanan sebelum pecah menjadi konflik fisik di jalanan. Tak hanya peran kepolisian, keterlibatan aktif warga juga disebut mampu menggagalkan rencana tawuran sekelompok remaja dengan menyerahkan pelaku tawuran ke pihak kepolisian.

"Bapak Kapolda sangat mengapresiasi kolaborasi aktif masyarakat. Pendekatan kita kali ini sangat humanis, namun tetap tegas," ujar Budi.

Ilustrasi tawuran. Foto: Dok. Metrotvnews.com

Dia menuturkan bila pada Januari lalu tercatat ada tiga korban jiwa akibat tawuran, maka selama masa Ramadan di bawah pengawasan Satgas tersebut, angka korban jiwa menjadi nihil. Hal ini dianggap sebagai peningkatan yang signifikan.

"Ini adalah keberhasilan kolektif antara Polri dan warga dalam menjaga marwah bulan suci," ucap Budi

Polda Metro Jaya memastikan upaya preventif dan patroli gabungan terus diintensifkan secara berkelanjutan. Dengan begitu, tren penurunan angka tawuran di Jakarta dan wilayah penyangga lainnya dapat terus dipertahankan, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

"Sinergi antara Brimob, Sabhara, dan warga kini menjadi formula kunci dalam menciptakan stabilitas kamtibmas yang modern dan berbasis komunitas," ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota itu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kenneth Geram Lihat Macet di Lokasi Proyek Flyover Latumenten, Minta Dishub Turun Tangan
• 18 jam laludisway.id
thumb
Terima Aspirasi Buruh, DPR Pastikan Mie Sedaap Hentikan PHK Massal
• 7 jam laludisway.id
thumb
Studi: Perempuan dengan 3 Sahabat Lebih Rendah Terkena Risiko Penyakit Jantung
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
• 19 jam lalusuara.com
thumb
MA AS Anulir Tarif Trump, Legislator RI: Arah Baru Disuguhkan Perdagangan Dunia
• 6 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.