Harga Bitcoin kembali anjlok pada hari ini, Selasa (24/2). Dilansir Bloomberg, harga Bitcoin hari ini USD 62.858 atau sekitar Rp 1,05 miliar (kurs Rp 16.800 per dolar AS), turun 2,64 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Selain itu, harga mata uang kripto tersebut merupakan yang terendah sejak Juni 2022. Harga Bitcoin sudah turun 19 persen selama Februari 2026.
Anjloknya harga Bitcoin dipengaruhi oleh proyek stablecoin, TerraUSD, yang memicu outflow di Three Arrows Capital dan BlockFi, pemberi pinjaman mata uang kripto.
Penurunan harga Bitcoin, yang dimulai sejak Oktober 2025, terjadi di tengah sentimen tarif global menjadi 15 persen. Hal ini dinilai membuat investor gelisah dan membebani ekuitas serta aset berisiko tinggi lainnya.
Seorang analis di Australia, Tony Sycamore, memprediksi harga Bitcoin bisa menyentuh USD 58,50. Bahkan diprediksi bisa kembali turun di bawah itu.
"Kemungkinan akan membuka pintu untuk kemunduran yang lebih dalam," tulis Sycamore.





