DINAMIKA politik di Korea Utara kembali menunjukkan penguatan kendali keluarga Kim. Media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan pada Selasa (24/2) bahwa Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin tertinggi Kim Jong Un, telah dipromosikan ke posisi direktur departemen dalam komite sentral Partai Buruh.
Kenaikan pangkat ini diumumkan di tengah berlangsungnya Kongres Partai Buruh ke-9 di Pyongyang, sebuah pertemuan akbar lima tahunan yang dihadiri ribuan elite partai untuk menentukan arah diplomatik hingga perencanaan perang negara terisolasi tersebut. Meski belum dirinci departemen mana yang akan ia pimpin, Kim Yo Jong sebelumnya dikenal memegang peran senior di unit propaganda partai.
Sosok Kepercayaan UtamaKenaikan posisi Kim Yo Jong bukan hal mengejutkan bagi para pengamat. Ia telah lama dianggap sebagai salah satu letnan terdekat dan sosok paling berpengaruh di lingkaran dalam kakaknya.
Baca juga : Kim Jong-un Terpilih Lagi Jadi Sekjen Partai Buruh Korea Utara, Fokus Nuklir
"Kim Yo Jong adalah satu dari sedikit orang yang bisa dipercaya dan diandalkan oleh Kim Jong Un," ujar Ahn Chan-il, peneliti asal Korea Utara. "Ia juga bertugas sebagai pejabat tingkat kerja dalam pertemuan puncak Kim dengan Trump di Singapura dan Hanoi. Ia sangat berpengalaman dan matang," tambahnya kepada AFP.
Sejak debut internasionalnya di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018, Kim Yo Jong telah memainkan peran kunci dalam diplomasi dan negosiasi nuklir. Ia sempat dikenal karena pernyataan-pernyataan kerasnya terhadap Washington dan Seoul. Namun, nada bicaranya dilaporkan sedikit melunak sejak Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menjabat tahun lalu dengan misi memperbaiki hubungan kedua negara.
Promosi Setingkat MenteriPara ahli menilai posisi barunya ini sebagai pengakuan resmi atas kekuasaan yang selama ini ia jalankan secara de facto. Lim Eul-chul dari Institut Studi Timur Jauh di Universitas Kyungnam menyebut kenaikan jabatan ini "setara dengan promosi ke pangkat menteri."
Baca juga : Kim Yo Jong Peringatkan AS Soal Denuklirisasi Korea Utara
Lahir tahun 1988, Kim Yo Jong menempuh pendidikan di Swiss bersama Kim Jong Un. Karier politiknya meroket tajam sejak kakaknya mewarisi kekuasaan pada 2011. Meski informasi pribadinya sangat tertutup, media pemerintah tahun lalu sempat merilis cuplikan langka yang menunjukkan dirinya menghadiri acara seni bersama dua anak kecil.
Selain promosi Kim Yo Jong, perhatian dalam kongres kali ini juga tertuju pada putri remaja Kim Jong Un, Kim Ju Ae. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan menilai Ju Ae sebagai kandidat kuat untuk melanjutkan dinasti kepemimpinan keluarga Kim di masa depan.
Hingga saat ini, Korea Utara masih cenderung menutup diri dari upaya dimulainya kembali dialog diplomatik tingkat tinggi, meskipun Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan keterbukaan untuk bertemu kembali dengan Kim Jong Un. (AFP/Z-2)





