Bisnis.com, JAKARTA — Membeli rumah bekas bisa menjadi pilihan alternatif bagi sebagian orang. Untuk mendapatkan hunian impian, pelanggan perlu memperhatikan aspek seperti kondisi fisik bangunan, akses menuju lokasi, lingkungan sekitar, hingga yang tak kalah penting adalah sistem kelistrikan.
Apalagi, listrik merupakan sumber kehidupan dari sebuah rumah. Oleh karena itu, listrik akan memengaruhi kenyamanan dan keamanan saat tinggal di hunian tersebut.
PT PLN (Persero) pun membagikan tips membeli rumah bekas, terutama ihwal kelistrikannya. Maklum, listrik adalah kebutuhan primer bagi kehidupan sehari-hari sehingga kondisi kelistrikan wajib diperhatikan agar terhindar dari masalah di kemudian hari.
Di samping konstruksi bangunan dan keabsahan kepemilikan rumah, listrik merupakan salah satu komponen utama yang perlu diperhatikan ketika kita sedang survei ingin membeli rumah.
PLN mengingatkan agar calon pembeli wajib memperhatikan instalasi kelistrikan di hunian yang akan dibeli tersebut tidak bermasalah dan memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO).
Hal ini penting untuk menjaga keamanan rumah dari bahaya atau risiko dari listrik, seperti hubungan arus pendek yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Baca Juga
- Daftar Lengkap Tarif Listrik 2026, Tidak Naik!
- Cek! Daftar Tarif Listrik Terbaru Berlaku 1 Januari 2026
- Cara Mudah Tambah Daya Listrik PLN Secara Online
Calon pembeli juga perlu mengecek tagihan listrik di rumah yang akan dibelinya untuk menghindari tunggakan pembayaran. Saat ini, pelanggan dapat mengecek tagihan listrik hanya dengan mengakses aplikasi PLN Mobile.
Langkah ini diperlukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terkait dalam pemenuhan kewajiban pelanggan.
3. Pastikan kWh Meter NormalCalon pembeli juga wajib mengecek instalasi kWh meter berfungsi dengan normal dan segelnya terpasang dengan baik.
Menurut PLN, cara ini untuk mengetahui indikasi pemilik atau penghuni rumah sebelumnya melakukan pelanggaran dalam menggunakan listrik atau tidak.
4. Pastikan Listrik ResmiCalon pembeli rumah bekas perlu memastikan bahwa listrik yang mengalir ke rumah tersebut adalah listrik yang resmi terdaftar sebagai pelanggan PLN.
Dengan begitu, calon pembeli juga bisa menghindari pelanggaran penggunaan listrik jika telah resmi menjadi penghuninya.
Selanjutnya, jika calon pembeli resmi membeli hunian tersebut dan terjadi pengalihan kepemilikan rumah, PLN mengimbau pembeli segera memberitahukan kepada PLN untuk alih kepemilikan dan mengubah nama langganan.
Mengapa Penggunaan Listrik yang Aman Itu PentingLebih lanjut, jika Anda sudah memiliki rumah, maka penggunaan listrik juga perlu diperhatikan. Sebab, korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah di Indonesia.
PLN mencatat banyak kasus muncul karena penggunaan listrik yang berlebihan, kabel rusak, atau stop kontak longgar.
Kesalahan sederhana dalam instalasi atau pemakaian bisa berakibat fatal. Selain kerugian material, bahaya listrik juga mengancam keselamatan penghuni rumah.
Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk memahami prinsip dasar pemakaian listrik yang benar dan aman. Dengan pengelolaan yang tepat, Anda bisa menikmati manfaat listrik tanpa harus khawatir dengan risikonya.
Panduan Penggunaan Listrik Aman di Tiap RuanganSetiap ruangan memiliki karakteristik penggunaan listrik yang berbeda. Berikut cara aman mengelola listrik di rumah:
1. DapurDapur sering menjadi pusat penggunaan listrik karena banyak peralatan berdaya tinggi, seperti microwave, kulkas, oven, dan lain-lain. Berikut ini panduan untuk mencegah hal tak diinginkan terjadi di dapur Anda:
- Pisahkan jalur listrik untuk oven, kulkas, dan rice cooker.
- Hindari kabel atau stop kontak berdekatan dengan air.
- Jangan tumpuk kabel di bawah meja karena mudah lembab dan panas.
2. Kamar TidurDi kamar tidur memang umumnya tidak banyak terdapat peralatan elektronik berdaya tinggi. Namun, tak jarang kamar tidur merangkap ruang kerja atau ruang belajar sehingga terdapat banyak peralatan elektronik di dalamnya seperti AC, komputer, televisi, video gim, dan lain-lain. Untuk menjaga agar kamar tetap aman, ikuti petunjuk ini:
- Gunakan stop kontak berkualitas dan hindari terminal bertingkat.
- Cabut charger setelah dipakai agar tidak terus mengalirkan listrik.
- Gunakan lampu LED untuk efisiensi dan keamanan.
3. Ruang TamuRuang tamu adalah salah satu area yang paling sibuk dan luas. Di dalamnya terdapat televisi, peralatan hiburan, dan barang lainnya, sehingga terkadang kurang mendapat perhatian dari penghuninya. Tips untuk menjaga keamanan di area ini antara lain:
- Atur kabel agar tidak bersilangan atau tertutup karpet.
- Jauhkan alat elektronik dari tirai atau benda mudah terbakar.
- Bersihkan area belakang TV dan stop kontak dari debu agar tidak menimbulkan panas.
4. Kamar MandiKamar mandi menjadi salah satu area yang rawan untuk pemasangan saluran listrik. Namun, hal ini tidak dapat dihindari karena Anda perlu juga untuk memasang hair dryer, pemanas air, dan sebagainya. Ruang ini memerlukan perhatian khusus karena air dan listrik adalah kombinasi berbahaya. Berikut ini tipsnya:
- Jangan gunakan alat listrik langsung di dekat air.
- Pasang pemanas air dengan sistem pengaman ELCB.
- Gunakan lampu dan saklar tahan lembab.





