IHSG Turun Lebih dari 1 Persen, Saham Big Cap Konglo Jadi Pemberat

idxchannel.com
20 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam dan turun lebih dari 1 persen pada lanjutan perdagangan Selasa (24/2/2026).

IHSG Turun Lebih dari 1 Persen, Saham Big Cap Konglo Jadi Pemberat. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam dan turun lebih dari 1 persen pada lanjutan perdagangan Selasa (24/2/2026).

Pelemahan ini membalik kenaikan 1,50 persen sehari sebelumnya seiring tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar (big cap), terutama yang terafiliasi dengan grup konglomerasi.

Baca Juga:
Ignasius Jonan Duduki Dewan Komisaris SOHO hingga UNVR

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 14.58 WIB, IHSG turun 1,08 persen ke 8.305,06, dengan nilai transaksi ramai hingga Rp21,65 triliun dan volume perdagangan 47,60 miliar saham.

Pelemahan tercatat merata, dengan 571 saham turun, hanya 165 saham naik, dan 222 sisanya stagnan.

Baca Juga:
RAJA Pastikan Buyback Rp250 Miliar Tak Ganggu Batas Minimum Free Float

Berdasarkan pantauan pasar, sejumlah saham big cap konglomerat mencatatkan pelemahan signifikan.

PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) mencatat penurunan terdalam setelah ambles 6,94 persen ke Rp2.280 per saham. Disusul raksasa batu bara Grup Bakrie-Salim PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melemah 6,76 persen ke Rp276 per saham.

Baca Juga:
Siap Go Private, Indonet (EDGE) Ternyata Dikendalikan Miliarder Australia

Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) turun 5,99 persen ke Rp6.675 per saham. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) besutan Grup Barito terkoreksi 5,58 persen ke Rp1.100 per saham.

Saham Grup Barito lainnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), turun 4,21 persen ke Rp2.050 per saham. Emiten properti Agung Sedayu-Grup Salim PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga melemah 4,05 persen ke Rp10.075 per saham.

Dari sektor tambang, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang terafiliasi Grup Salim turun 3,85 persen ke Rp7.500 per saham, disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) milik Bakrie-Salim yang terkoreksi 3,77 persen ke Rp1.020 per saham. Saham tambang Grup Barito PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turut melemah 3,06 persen ke Rp1.745 per saham.

Sementara itu, bursa saham Asia cenderung stabil setelah sempat bergejolak pada awal perdagangan Selasa, menyusul aksi jual terbaru di Wall Street yang dipicu sentimen terkait kecerdasan buatan (AI).

Sentimen investor juga tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran atas kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump serta memanasnya tensi geopolitik.

Mengutip Reuters, semalam, indeks S&P 500 merosot 1,0 persen dan menghapus seluruh kenaikan dalam sepekan terakhir.

Kekhawatiran terhadap dampak disrupsi AI pada industri perangkat lunak dan sektor lainnya turut menyeret Nasdaq Composite turun 1,1 persen.

Analisis bernada bearish dari Citrini Research mengenai potensi risiko terhadap ekonomi global semakin membebani psikologis investor yang sudah diliputi kegelisahan. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenlu Iran Nyatakan Siap Capai Kesepakatan Nuklir dengan AS “Secepat Mungkin” di Jenewa
• 18 menit lalupantau.com
thumb
Pemkab Jember Siapkan Intervensi Tiga Lapi Redam Lonjakan Harga Pangan Selama Ramadan dan Idul Fitri
• 1 jam lalurealita.co
thumb
4 Pemain BRI Super League yang Layak Diberi Perhatian Lebih oleh John Herdman: Potensial untuk Timnas Indonesia
• 18 menit lalubola.com
thumb
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
Katherine Elizabeth Short, Putri Martin Short, Meninggal Dunia di Usia 42 Tahun
• 2 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.