Penulis: Arina Iriyanan
TVRINews, Manokwari
Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahwa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Papua Barat harus mampu menjadikan perempuan Kristen sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek.
Hal tersebut disampaikan Hermus Indou dalam kegiatan yang digelar DPD PWKI Papua Barat pada Senin, 23 Februari 2026.
Menurutnya, PWKI sebagai organisasi yang mewadahi perempuan Kristen dari berbagai denominasi gereja di Papua Barat memiliki peran strategis dalam mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam proses pembangunan.
“PWKI harus mampu menjadikan perempuan Kristen sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek,” tegas Hermus Indou.
Ia menjelaskan, perempuan Kristen harus dilibatkan secara aktif dalam berbagai tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga mendorong perubahan sosial di tengah masyarakat.
“Perempuan Kristen harus berperan aktif dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga menghadirkan perubahan sosial di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Hermus Indou.
Hermus menambahkan, Pemerintah Kabupaten Manokwari sebagai pembina organisasi kemasyarakatan di daerah berkomitmen untuk terus mendukung keberadaan serta program-program PWKI.
“Pemerintah Kabupaten Manokwari berkomitmen untuk terus mendukung keberadaan dan program-program PWKI sebagai bagian dari tanggung jawab pembinaan organisasi di daerah,” kata Hermus Indou.
Ia berharap PWKI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Bupati Hermus juga menekankan bahwa PWKI harus terus berdiri di garis depan untuk memastikan perempuan Kristen memiliki peran menentukan dalam kehidupan gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
Editor: Redaksi TVRINews





