TABLOIDBINTANG.COM - Sinetron Istiqomah Cinta episode 16 yang tayang Selasa, 24 Februari 2026, menghadirkan drama emosional yang makin memanas.
Kebohongan terbongkar, rahasia lama terkuak, dan hubungan ibu-anak akhirnya menemukan titik terang—meski dalam situasi yang tak terduga.
Fathan bergegas ke kantor polisi demi menemui Khansa. Di saat bersamaan, Pak Bramantyo, ayah Kenzi juga muncul.
Di hadapan sang ayah, Fathan tanpa ragu membongkar semua kebohongan Kenzi. Terpojok oleh bukti dan tekanan, Kenzi akhirnya mengakui perbuatannya.
Mengejutkannya lagi, ia menyebut semua yang dilakukan terhadap Khansa ternyata atas suruhan Funny.
Di sisi lain, Akhsan dan Hutami diam-diam bertemu untuk membicarakan sesuatu yang selama ini mereka pendam.
Namun, pertemuan itu rupanya diikuti Darto dan kawan-kawan. Dalam situasi terdesak, Akhsan dan Hutami mengungkap fakta bahwa mereka adalah mantan suami istri yang tengah mencari putri mereka yang hilang.
Kabar penangkapan Khansa membuat Hutami dilanda kepanikan. Ia pun bergegas menuju kantor polisi. Di sana, untuk pertama kalinya Hutami membuka rahasia kelam hidupnya.
Hutami mengakui pernah menikah sebelum bersama Yuda, sebuah fakta yang selama ini ia tutupi.
Tak hanya itu, ia juga menceritakan perjuangannya mencari sang putri bersama mantan suami, hingga ancaman seseorang yang ingin membongkar pertemuan mereka kepada Yuda.
Curahan hati Hutami membuat Khansa tersentuh. Ia bisa merasakan kepedihan seorang ibu yang terpisah dari anaknya. Tangis pun pecah dalam pelukan hangat keduanya, tanpa mereka sadari, momen itu adalah pertemuan ibu dan anak yang telah lama terpisah.
Namun, kebersamaan haru itu tak luput dari pengawasan. Emran yang sejak tadi membuntuti mobil Hutami, menyaksikan semuanya. Dari situlah ia mengetahui bahwa Khansa selama ini tinggal di rumah Akhsan.
Drama belum usai. Setibanya di rumah Akhsan, Fathan memutar rekaman pengakuan Kenzi yang menyebut Funny sebagai dalang di balik semua fitnah terhadap Khansa.
Amarah Akhsan pun memuncak. Ia memaksa Funny meminta maaf langsung kepada Khansa, bahkan hingga bersimpuh memegang kaki. Meski melakukannya, jelas terlihat permintaan maaf itu tak lahir dari ketulusan.
Akankah kebenaran ini benar-benar menyelesaikan konflik, atau justru membuka luka baru? Episode ini menjadi titik balik penuh air mata dan amarah di Istiqomah Cinta.




