jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI dari fraksi PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyebut empat persen sebagai angka moderat, untuk ambang batas parlemen atau parlementary treshold (PT).
Hal demikian dikatakan HNW menyikapi pernyataan Ketum NasDem Surya Paloh yang menyinggung PT tujuh persen.
BACA JUGA: PPP Keberatan Parlementary Treshold Naik
"Jadi, kalau menurut saya angka empat persen itu moderat, ya," kata dia saat dihubungi, Selasa (24/2).
Legislator DPR RI itu menyebut angka empat persen PT membuat suara yang hilang akibat tak terwakili di parlemen hanya sedikit.
BACA JUGA: Terkait Ambang Batas Parlemen, Surya Paloh Singgung Selected Party
Selain itu, kata HNW, angka empat persen PT juga menghadirkan penyederhanaan partai di parlemen dengan sembilan fraksi.
"Faktanya dengan empat persen ini ada sekitar sembilan atau sepuluh partai politik yang masih bisa ke DPR dan itu partai-partai yang relatif mewakili keragaman latar ideologi politik yang ada di Indonesia," ujar dia.
BACA JUGA: Dukung Sistem Multipartai Sederhana, Golkar Tak Sepakat Ambang Batas Parlemen Dihapus
Menurut HNW, PT yang lebih tinggi dari empat persen berpotensi membuat banyak suara pada pemilu tidak terwakili di parlemen.
"Banyaknya pihak yang tidak terwakili di DPR atau banyaknya suara yang hilang atau yang tidak terwakili, karena tidak terpenuhinya parliamentary threshold," ujar dia.
Ketum NasDem Surya Paloh menyebut parpolnya konsisten memperjuangkan PT tujuh persen seperti diusulkan pada 2020 untuk Pemilu 2024.
“Biasanya Nasdem itu harusnya tetap konsisten saja di situ,” ujar Paloh di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (21/2). (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggap Ambang Batas Parlemen Dibutuhkan, Hasto PDIP: Demi Penguatan Presidensial
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan




