Siswi SMP di Sikka Ditemukan Tewas Tanpa Busana, Jasad Dikubur di Pinggir Kali

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita

MAUMERE, iNews.id – Seorang siswi SMP kelas VIII, berinisial STN (4) ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Napun Koja Gelo, Dusun Woloklereng, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT. 

Jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WITA di area kali yang jauh dari pemukiman warga, berjarak kurang lebih 5 kilometer dari rumahnya. Lokasi yang terjal dan tidak dapat diakses kendaraan membuat proses evakuasi berlangsung dramatis.

Petugas Inafis Polres Sikka bersama warga terpaksa memikul jenazah menggunakan sebatang bambu secara bergantian sejauh beberapa kilometer sebelum akhirnya bisa dievakuasi menggunakan mobil pick-up menuju RSUD TC Hillers Maumere.

Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga menjelaskan, penemuan jasad berawal dari bau menyengat di sekitar Kali Watuwogat.

"Saksi melihat jasad korban tertimbun di bawah tumpukan rumput dan kayu bambu yang dipalang. Pihak keluarga yang ikut mencari langsung mengonfirmasi ciri-ciri korban," ujar Ipda Leonardus, Selasa (24/2/2026).

Keluarga korban menyebutkan kondisi STN saat ditemukan sangat mengenaskan, yakni tanpa busana dan tertindih batu. Hal inilah yang memperkuat dugaan keluarga bahwa korban tewas akibat perbuatan keji pihak lain. 

Isak tangis pecah di ruang jenazah RSUD TC Hillers Maumere saat peti jenazah tiba. Yosep Don Bosko, perwakilan keluarga korban, mengenang STN sebagai sosok anak yang ceria, hobi menyanyi, dan mahir bermain gitar. 

"Kami menganggap ini perbuatan yang sangat keji. Kami mengharapkan pihak Kepolisian Polres Sikka segera mencari pelaku, memprosesnya sesuai hukum, dan memberikan hukuman seberat-beratnya," kata Yosep.

Hingga saat ini, jasad korban masih berada di RSUD TC Hillers Maumere untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematiannya. Tim Inafis Polres Sikka dan Polsek Kewapante telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti.

Pemerintah Desa Rubit bersama keluarga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap motif dan pelaku di balik kejadian yang merenggut nyawa remaja malang tersebut.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bangganya Arteta Lihat Arsenal Bantai Spurs
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Jumlah penumpang Bandara Singkawang naik dua kali lipat jelang CGM
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Helikopter yang Tengah Evakuasi Korban Banjir di Peru Jatuh, 15 Orang Tewas
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Mendag Sebut Ekonomi di Pidie Pascabanjir Mulai Bergerak, Harga Bapok Stabil
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ancam kenakan tarif lebih tinggi, Trump sebut tak perlu restu kongres
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.