Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menjadi menteri pertama yang mengunjungi Lapas Terbuka Kelas II Ciangir di Jalan Raya Ciangir, Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. Menteri Agus menyebut kedatangannya dalam rangka inspeksi mendadak (sidak) jajaran.
"Sidak karena di sini karena lapas terbuka yang paling dekat di Jakarta. Mungkin baru sekali ini didatangi menteri ya?" kata Agus kepada wartawan, sembari bertanya kepada petugas lapas setempat, Selasa (24/2/2026).
Sejumlah petugas mengiyakan ucapan Menteri Agus. "Baru pertama kali menteri ke sini," ujar salah satu petugas.
Sebagai informasi, Lapas Terbuka Kelas II Ciangir berdiri sejak 2019. Luas lahannya mencapai 23 hektare.
Karena merupakan lapas terbuka, warga binaan pemasyarakatan atau narapidana (napi) di sini adalah yang sedang menjalani tahap asimilasi. Data per hari ini, jumlah napi yang menjalani proses asimilasi di Lapas Terbuka Ciangir berjumlah 19 orang.
Dalam sidak kali ini, Menteri Agus menyebut lahan idle di Lapas sudah dimanfaatkan warga binaan. Pemerintah, kata Agus, memberikan bantuan modal untuk proses penanaman padi di lahan tersebut.
"(Hasil sidak) lahan idlenya beberapa sudah dimanfaatkan, memang kemarin banjir jadi ada hasil panen (padi) yang gagal. Kita kasih modal dan motivasi untuk warga binaan tanam lagi. Saya juga minta tingkatkan kebersihan lapas," jelas Menteri Agus.
Sebelumnya diberitakan Menteri Agus mendorong lapas agar maksimal memanfaatkan lahan untuk sarana pembinaan sektor ketahanan pangan bagi napi.
Pantauan detikcom di lokasi, Menteri Agus melihat peternakan ayam petelur dan sapi yang sedang dikembangkan oleh pihak lapas. Menteri Agus, yang didampingi Dirjenpas Mashudi, lalu meninjau lahan sawah garapan napi yang terendam banjir akibat cuaca ekstrem.
(aud/wnv)





