BPBD OKU Perpanjang Status Siaga Banjir dan Longsor hingga 31 Mei 2026

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menyedot genangan banjir di Kelurahan Sukaraya, Selasa (24/2/2026). (Sumber: Antara/Edo Purnama)

OGAN KOMERING ULU, KOMPAS.TV - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), memperpanjang status siaga banjir dan tanah longsor hingga 31 Mei 2026.

Perpanjangan masa status siaga banjir dan longsor tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD OKU, Januar Effendi di Baturaja, Selasa (24/2/2026).

"Status siaga banjir dan tanah longsor di Kabupaten OKU diperpanjang hingga 31 Mei 2026," ucapnya seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Penyelamatan Siswi SD Terseret Banjir Lahar Hujan Semeru saat Berangkat Bersama Sang Ayah

Januar menjelaskan perpanjangan masa status siaga banjir dan longsor tersebut dilakukan sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin agar tidak menimbulkan korban jiwa.

"Status siaga diperpanjang menyikapi bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten OKU beberapa waktu lalu," tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana dalam perpanjangan status siaga tersebut.

BPBD OKU menyiapkan sebanyak 647 personel Satgas Penanggulangan Bencana untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.

Persiapan lainnya menyediakan peralatan penanggulangan bencana antara lain 4 unit perahu karet, 3 unit perahu fiber, 5 unit mesin perahu, 1 unit boat, dan 3 unit mobil rescue.

Baca Juga: Banjir 1,5 Meter Rendam Karawang, 900 Warga Terdampak dan Sekolah Terpaksa Diliburkan

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • banjir
  • ogan komering ulu
  • kabupaten oku
  • siaga banjir
  • bpbd oku
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
The Quiet Opulence, Tren Ramadan yang Diam-Diam Mewah, Intip Yuk Beauty!
• 21 jam laluherstory.co.id
thumb
Rusia Peringatkan Korea Selatan agar Tidak Danai Pasokan Senjata ke Ukraina Lewat Inisiatif NATO
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Belasan Kilometer Langkah Kaki di Tengah Dahaga: Kisah Rahmat, Penjaga Nadi Rel Kereta Api
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Hearing DPRD Sulsel, HMI dan Dewan Adat Desak Penggunaan Hak Angket untuk Kasus GMTD
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Impor 105 Ribu Pikap dari India untuk Kopdes Bisa Hilangkan Potensi 10 Ribu Tenaga Kerja Baru hingga PHK
• 6 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.