Kawal Kepentingan Rakyat, Andi Rachmatika Dewi Dorong Solusi Konkret: Sampah Tertangani, KWT Makin Mandiri

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel), Andi Rachmatika Dewi, menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan aspirasi warga Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu saat menggelar reses atau temu konstituen bersama warga di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Selasa (24/2) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Gunung Sari, Ahmad Abubakar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RT/RW, serta ratusan warga setempat.

Dalam sambutannya, Cicu menegaskan bahwa reses merupakan momen penting untuk menyerap, menampung, serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat, sekaligus melakukan pengawasan pembangunan secara langsung di lapangan.

“Pertemuan ini bertujuan untuk menjaring aspirasi bapak dan ibu, mendengar keluhan, serta meninjau kondisi lapangan untuk kemudian diperjuangkan dalam kebijakan,” ujar Cicu.

Salah seorang warga mengusulkan agar setiap RW memiliki bank sampah guna memudahkan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.

“Saya berharap di setiap RW ada bank sampah supaya warga tidak jauh lagi dan tidak bingung mau dibawa ke mana. Saya sudah memilah sampah plastik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Cicu mengapresiasi keberadaan lima bank sampah yang telah terbentuk di wilayah tersebut.

Ia mendorong partisipasi aktif warga dalam pengelolaan sampah, mengingat kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang yang dinilai sudah tidak mampu menampung seluruh sampah warga Makassar.

“Sampah plastik bisa dipisahkan dan memiliki nilai ekonomi. Jika ingin menambah bank sampah, saya siap berpartisipasi,” katanya.

Cicu juga menyoroti pentingnya pembangunan partisipatif di tengah keterbatasan anggaran kelurahan.

Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak dapat sepenuhnya mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat tanpa dukungan partisipasi warga.

Terkait kelompok wanita tani (KWT), Cicu menyatakan siap membantu fasilitasi bantuan, termasuk program tanaman pekarangan bergizi melalui dukungan kementerian terkait.

Selain itu, ia juga mengingatkan warga terkait pembaruan data penerima bantuan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang masuk dalam kategori desil satu hingga lima.

“Jika ada BPJS yang tiba-tiba tidak aktif dan masuk kategori tersebut, segera laporkan karena saat ini sedang dilakukan pendataan ulang oleh kementerian sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Gunung Sari Ahmad Abubakar menyampaikan apresiasi atas dipilihnya wilayah tersebut sebagai lokasi reses. Ia menyebut Kelurahan Gunung Sari sebagai salah satu wilayah yang tertib dan aman dalam pelaksanaan pemilihan RT/RW.

Meski demikian, ia mengakui keterbatasan anggaran kelurahan dalam mengakomodasi seluruh kegiatan masyarakat.

Untuk itu, pihaknya membentuk paguyuban RT/RW sebagai wadah koordinasi dan gotong royong warga.

Reses tersebut berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan usulan yang disampaikan warga untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan kebijakan di tingkat provinsi.(*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Timnas Indonesia vs Thailand di ASEAN Futsal Putri 2026 Malam Ini
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Mulai dari Alwi Farhan Hingga Jafar/Felisha, Ini Daftar 11 Pebulutangkis Indonesia yang akan Debut di All England 2026
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemprov Banten Siap Hadapi Gugatan Tukang Ojek Pandeglang soal Jalan Rusak
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Fakta Menarik! Suami Gen Z Disebut Lebih Jago Atur Keuangan Keluarga
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Trump Penasaran Iran Tak Juga Menyerah Hadapi Tekanan Militer AS
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.