Menu Sahur Praktis, Lebih Sehat Roti atau Nasi? Ahli Kesehatan dr Zaidul Akbar Beberkan Fakta Gizinya

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Beragam menu sahur puasa ramadhan bisa disajikan saat bersama keluarga. Namun dilema antara nasi dan roti. 

Roti gandum
Sumber :
  • Freepik

Sebab umumnya saat sahur orang indonesia makan nasi saat sahur di bulan ramadhan. Jika anda atau keluarga suka roti tidak masalah.

Atas pilihan tersebut, muncul pertanyaan, lebih sehat makan nasi atau roti saat sahur di bulan ramadhan 2026? simak penjelasan dr Zaidul Akbar. 

Pendakwah indonesia, dr Zaidul Akbar pernah menjelaskan gizi roti dan nasi. Sebab makan roti dan nasi biasa opsi pilihan saat sarapan maupun makan malam. 

Dalam penjelasannya ahli kesehatan herbal itu, menyebut kedua makanan ini mengandung karbohidrat yang jadi sumber zat gizi dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber tenaga. 

Maka perlu dipahami berdasarkan jenisnya, karbohidrat terbagi menjadi dua yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. 

Dokter Zaidul mengingatkan tidak memakan yang ada tambahan gulanya. "Kalau bahasa saya segala jenis produk turunannya (gula), berarti kalau roti pakai gula enggak? Pakai. Berarti enggak usah makan," kata dia dalam youtubenya, dikutip Selasa (24/2).

Menu Sahur Praktis, Lebih Sehat Roti atau Nasi? Ahli Kesehatan dr Zaidul Akbar Beberkan Fakta Gizinya
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /youtube dr zaidul akbar official

Diketahui, karbohidrat sederhana hanya mengandung satu atau dua molekul gula (glukosa) dan tidak mengandung zat gizi lain tapi mudah dicerna dan merangsang produksi hormon insulin mengakibatkan kadar gula darah segera meningkat, contoh gula pasir, gula aren, gula tepung, gula kastor, gula batu, sirup, dan karamel.

Sementara kedua ada, karbohidrat kompleks selain mengandung molekul glukosa, juga mengandung zat gizi lain seperti vitamin dan serat. 

Dengan kandungan seratnya dicerna tubuh secara perlahan dan dapat memberikan energi atau tenaga secara bertahap oleh karenanya tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Contohnya nasi, kentang, ubi, singkong, jagung, havermout, biskuit, mi, roti, dan tepung.

Kesimpulannya, dari kedua pilihan makanan di atas Roti dan Nasi sama-sama jenis karbohidrat komplek. Maka mudah meningkatkan kadar gula dalam tubuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rebutan Warner Bros. Discovery, Paramount Ajukan Tawaran Lebih Tinggi Atas Netflix
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Balas Budi Menkes, Dokter Piprim Dipecat Usai Sukses Berantas TBC?
• 8 jam laludisway.id
thumb
KPM Penerima Bansos Kemensos Didorong Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
• 3 jam laludetik.com
thumb
Wujud Syukur Ramadhan 1447 H, Ketua Bhayangkari dan Polres Jeneponto Kompak Bagikan Takjil Gratis
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Kerry Anak Riza Chalid Harapkan Vonis Bebas, Minimal Lepas dari Tuntutan
• 3 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.