Indra Widjaja Siapkan Alwi Farhan Hadapi Atmosfer All England

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta 

Pelatih Tunggal Putra Indonesia Indra Widjaja menyambut positif program aklimatisasi yang dijalani tim pelatnas jelang All England Open Badminton Championships 2026. Menurutnya, keberangkatan lebih awal ke Inggris menjadi langkah penting, terutama bagi pemain muda seperti Alwi Farhan.

Tim Indonesia terbang ke London melalui Istanbul dan akan melanjutkan perjalanan darat ke Milton Keynes setibanya di Inggris. Bagi Indra, waktu tambahan sebelum turnamen dimulai sangat krusial untuk pemulihan fisik setelah perjalanan panjang.

“Saya rasa ini positif, terutama untuk penyesuaian waktu dan perjalanan panjang dari Indonesia ke Inggris. Recovery bisa lebih bagus,” ujar Indra dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Selasa, 24 Februari 2026.

All England 2026 menjadi pengalaman perdana bagi Alwi Farhan. Indra menyadari turnamen tertua di dunia itu memiliki atmosfer yang berbeda dibanding ajang lainnya.

Ia pun mengingatkan anak asuhnya agar menikmati proses dan tidak terbebani dengan stigma mengenai suasana pertandingan yang kerap disebut 'angker'.

“Memang orang bilang atmosfer All England itu angker, tapi apa pun itu, saya rasa ini pengalaman yang baik untuk dia,” kata Indra.

Menurutnya, menghadapi tekanan dan atmosfer besar merupakan bagian dari proses pembentukan mental pemain. Turnamen seperti All England menjadi panggung penting untuk menguji kesiapan bertanding di level elite.

Selain aspek mental, Indra menilai adaptasi terhadap cuaca dingin dan perbedaan waktu juga tak kalah penting. Dengan mini training camp lebih awal, pemain memiliki waktu untuk menyesuaikan kondisi fisik sebelum masuk fase pertandingan.

Dari 20 atlet pelatnas yang akan tampil di All England 2026, hanya pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi yang tidak mengikuti program aklimatisasi karena masih berlaga di German Open.

Bagi Indra, persiapan matang menjadi fondasi utama. Hasil memang penting, tetapi pengalaman dan proses pembelajaran di panggung besar seperti All England akan menjadi modal berharga bagi masa depan tunggal putra Indonesia.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Buka Puasa di Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Menko Pangan Pastikan Indonesia Tidak Ada Impor Beras dari AS
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Wali Kota Jaktim Cabut Banding Putusan PTUN soal Lapangan Padel di Pulomas
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Pengelolaan Keuangan Daerah Makassar Diperkuat, Dirjen Kemendagri Beri Arahan Strategis
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Pemkot Mataram Mengimbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Selama Tiga Hari ke Depan
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.