RI Bangun Kawasan Industri Halal, Dari Banten Hingga Sidoarjo

cnbcindonesia.com
18 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Emmy Suryandari saat menyampaikan pemaparan dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Sharia Investment Forum 2026 di Jakarta, Selasa (24/2/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah terus memperkuat infrastruktur industri halal melalui pengembangan kawasan industri tematik di berbagai daerah. Konsep ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem produksi halal yang lebih efisien dan terintegrasi.

Dengan pendekatan kawasan industri, pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas bersama sehingga biaya investasi dan operasional menjadi lebih efisien.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, mengatakan saat ini Indonesia telah memiliki beberapa kawasan industri halal yang aktif beroperasi.


Baca: Kemenperin Dorong Industri Halal Motor Baru Industrialisasi Nasional

"Saat ini kita memiliki empat kawasan industri halal. Di antaranya Modern Halal di Cikande Banten, Bintan Inti Halal di Kepulauan Riau, kemudian Jababeka, dan Halal Industrial Park di Sidoarjo," kata Emmy dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 bertema "Pengarusutamaan Ekonomi Syariah Sebagai Pilar Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional" di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, kawasan tersebut menampung berbagai jenis industri mulai dari makanan hingga farmasi dan kosmetik.

"Di kawasan seperti Jababeka misalnya, industrinya beragam, ada farmasi, kosmetik dan berbagai sektor lain yang terkait dengan industri halal," ujarnya.

Pengembangan kawasan industri halal juga tidak hanya berpusat di Pulau Jawa. Pemerintah tengah menyiapkan tambahan kawasan baru di beberapa wilayah untuk memperluas jaringan industri halal nasional.

"Saat ini juga sedang dikembangkan kawasan industri halal tambahan, salah satunya di wilayah Surabaya dan juga di Makassar," jelas Emmy.

Ia menilai keberadaan kawasan industri halal akan mempercepat pembentukan ekosistem industri halal nasional. Selain itu, kawasan tersebut juga dapat menarik minat investor karena infrastruktur dan rantai pasok sudah terintegrasi.

"Ketika kawasan industrinya sudah tematik dan terintegrasi, efisiensi akan tercapai dan investor juga lebih tertarik untuk masuk," ujarnya.

Ke depan, model kawasan industri halal ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

"Kita berharap kawasan-kawasan ini menjadi cikal bakal yang nantinya bisa direplikasi di daerah lain untuk memperkuat industri halal nasional," kata Emmy.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Menuju Era Industri Kecantikan Halal RI di 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhut Perkuat Payung Hukum Pengelolaan Karbon dan Hutan Berkelanjutan
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Mentan Ancam Alihkan Anggaran bagi Daerah yang Tak Serius Cetak Sawah
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menpora Erick Thohir Paparkan Deretan Program Strategis Kemenpora 2026
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Michele Di Gregorio Jadi Kambing Hitam Keterpurukan Juventus, Luciano Spalletti Pasang Badan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Duga Eks Wali Kota Madiun Maidi Terima Imbalan Proyek Dinas PUPR 4-10 Persen
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.