AHY Sebut Air Bersih Baru Bisa Dinikmati 20 Persen Masyarakat, Targetkan 24 Juta Pipa hingga 2029

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

AHY juga menekankan soal ilusi surplus air bersih yang dimiliki Indonesia karena berstatus negara maritim, yang dianugerahi dominan kawasan perairan.

AHY Sebut Air Bersih Baru Bisa Dinikmati 20 Persen Masyarakat, Targetkan 24 Juta Pipa hingga 2029. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) menargetkan pembangunan 24 juta sambungan pipa air bersih ke rumah-rumah untuk memenuhi hak masyarakat pada 2029. 

Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti masih rendahnya serapan air bersih melalui infrastruktur pipa air di kalangan masyarakat yang hanya 20 persen atau baru 56 juta orang. Pada 2029, diharapkan 93 juta masyarakat Indonesia teraliri air bersih melalui infrastruktur pipa air di sejumlah daerah.

Baca Juga:
AHY Ingin Akses ke Hotel dan Tempat Wisata Ditingkatkan

AHY juga menekankan soal ilusi surplus air bersih yang dimiliki Indonesia karena berstatus negara maritim, yang dianugerahi dominan kawasan perairan.

"Sampai dengan 2029, kami mau naikkan ke 24 juta house connections, atau 40 persen urban coverage. Itu berarti hingga 93 juta orang. Dan 2045 target kami sesuai dengan RPJPN, 56 juta house connections. 100 persen ini harapan Indonesia Emas, 211 juta orang (teraliri air bersih)," kata AHY dalam forum Water Townhall Meeting di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:
Menko AHY Targetkan Jembatan Tol Musi V Dapat Beroperasi Sebelum Mudik 2026

AHY menitikberatkan ketimpangan suplai air di sejumlah daerah. Kawasan di Pulau Jawa yang padat penduduk justru dihadapi krisis air karena tingkat kebutuhan yang tinggi, seiring tingkat kepadatan penduduk dan kebutuhan industri.

Baca Juga:
Menko AHY Janji Turunkan Harga Tiket Pesawat dkk hingga Diskon Tarif Tol saat Lebaran 2026

"Jadi tidak merata. Ini masalahnya ketimpangan, masalah dengan demografi kita," ucap dia.

AHY menekankan soal kesediaan air bersih menjadi urusan vital bagi kehidupan masyarakat dan ketahanan nasional. Sehingga ke depan, perlu dilakukan pula upaya mengkonservasi air. Mulai untuk kebutuhan irigasi demi capaian swasembada pangan hingga kebutuhan rumah tangga yang merata di seluruh Indonesia.

"Kebutuhan rumah tangga kurang lebih 9 persen, Industri 6 persen, untuk kebutuhan komersial sekitar 3 persen, dan lainnya 8 persen. Jadi kami fokus di sini (rumah tangga), karena ini kebutuhan yang paling besar, tapi ingat ini semua membutuhkan ketersediaan air bersih juga," ucap AHY.


(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Padel di Cilandak dan Isyarat Tegas Pramono soal Pembongkaran
• 1 menit lalukompas.com
thumb
Sebanyak 13 Peserta Magang Hub di Batam Direkrut Jadi Karyawan, Menaker Yassierli Sebut Contoh Baik Transisi Kerja
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Citra Satelit Ungkap Puluhan Jet AS Termasuk F-35 Parkir di Muwaffaq Salti, Raja Yordania Berbohong?
• 36 menit lalurepublika.co.id
thumb
Rincian Biaya dan Balik Modal Alfamart 2026, Butuh Dana Berapa?
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
Prabowo Lawatan ke Raja Yordania di Amman, Disambut Putra Mahkota
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.