Perkuat Silaturahmi dan Dukungan Warga, Wali Kota Makassar Gelar Safari Ramadan di Manggala

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengawali rangkaian Safari Ramadan dengan melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid An-Nur, Kecamatan Manggala, pada Selasa malam (24/2/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat silaturahmi dan membangun sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kota.

Munafri menegaskan bahwa Safari Ramadan yang digelar secara bergilir di seluruh kecamatan merupakan ruang langsung bertemu warga, mendengar aspirasi, dan mempererat kebersamaan.

“Kami dari jajaran Pemerintah Kota Makassar, melaksanakan Safari Ramadan di seluruh kecamatan. Malam ini kita mulai di Kecamatan Manggala. Ini menjadi ruang untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengar aspirasi, sekaligus memperkuat kebersamaan,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah dalam Safari Ramadan adalah bentuk komitmen membangun kolaborasi yang kuat dengan masyarakat, karena keberhasilan pembangunan tidak bisa terwujud tanpa dukungan dan partisipasi warga.

“Kehadiran kami di sini adalah bagian dari upaya membangun kolaborasi. Pemerintah membutuhkan dukungan, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat,” pungkas Munafri.

Dalam sambutannya, Munafri mengingatkan bahwa bulan Ramadan adalah kesempatan istimewa yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ibadah dan amal kebaikan.

“Ramadan hanya datang satu bulan dalam setahun. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena tidak memaksimalkan ibadah dan amal kebaikan di bulan yang penuh rahmat ini,” katanya tegas.

“Jika Ramadan berlalu tanpa peningkatan iman dan ketakwaan, maka kita kehilangan banyak keberkahan,” tambahnya.

Masjid An-Nur, Lebih dari Sekadar Tempat Ibadah

Munafri juga mengapresiasi arsitektur dan estetika Masjid An-Nur yang dianggap sangat baik. Namun, ia menegaskan fungsi masjid harus melampaui sekadar tempat salat ritual.

“Masjid harus menjadi pusat interaksi sosial, tempat bermusyawarah, menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat, dan menjadi ruang pembinaan umat,” jelasnya.

Ia berharap masjid dapat berperan sebagai pusat pembinaan generasi muda Islam yang berkualitas.

“Kita ingin masjid menjadi tempat membentuk generasi Islam, generasi Qurani, generasi yang kelak di tahun 2045 mampu memberikan kebanggaan bagi kita semua. Dari masjid inilah nilai-nilai keimanan, akhlak, dan kebersamaan ditanamkan,” beber Munafri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Advokat Ditusuk Debt Collector saat Mau Tarik Mobil, Kapolres Tangsel: Tindak Tegas!
• 18 jam laludisway.id
thumb
Polemik Sasetyaningtyas: Berapa Triliun Duit Negara APBN untuk LPDP?
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Perusahaan AS Bebas Pajak Digital, Apa Dampak ke Ekosistem Startup Indonesia?
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
KAI Divre I Sumatera Utara Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta untuk Amankan Angkutan Lebaran 2026
• 20 menit lalupantau.com
thumb
PLN Buka Mudik Gratis 2026 via Bus, Kereta Api, Kapal Laut, Ini Cara Daftarnya
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.