Kumpulan Remaja di Cirebon Ditangkap Saat Mau Perang Sarung, Polisi Ultimatum Begini

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Aksi perang sarung oleh sekelompok remaja nyaris pecah di Desa Panggangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Aparat kepolisian bersama orang tua maupun tokoh ulama turun tangan mengatasi kasus tersebut. Video mengenai aksi yang terjadi pada Ahad (22/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB itu viral di media sosial. Adapun kejadiannya di jalur Panggangsari menuju Tuksari, dan melibatkan sekitar enam remaja yang datang berboncengan sepeda motor.

Namun, warga berhasil mencegah terjadinya perang sarung. Bahkan, dua di antaranya berhasil diamankan warga di area Pasar Bawang sekitar pukul 02.30 WIB, sedangkan yang lainnya berhasil melarikan diri.

Baca Juga
  • Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Cirebon, Petugas Damkar Tersengat Listrik
  • Dug... Bunyi Bedug di Langgar Agung Keraton Kasepuhan Cirebon Awali Bulan Ramadhan
  • Barongsai Sambut 68 Ribu Penumpang Kereta di Stasiun Cirebon Saat Libur Imlek
Video yang beredar memperlihatkan suasana gang permukiman pada malam hari. Seorang remaja mengenakan kaos biru muda bertuliskan “Nope” tampak tertunduk saat diamankan warga.

Beberapa pria dewasa terlihat berjaga. Terdengar pula suara klakson kereta api, yang mengindikasikan lokasi tersebut diduga dekat dengan perlintasan rel kereta api.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Jajaran Polresta Cirebon melalui Polsek Losari pun bertindak cepat setelah beredarnya video berdurasi 15 detik tersebut. Pihak kepolisian mengundang unsur UPT Pendidikan, orang tua, tokoh ulama maupun aparat desa di Mapolsek Losari. Tiga remaja yang diduga terlibat pun dihadirkan dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiket Kereta Api Diskon 30 Persen di Daop 9 Jember Hampir Habis
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Mengingatkan Pemerintah Waspada Pengadaan Papan Interaktif Digital untuk Program Digitalisasi Sekolah
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Polda Aceh Kawal Percepatan Pemulihan Warga Pasca Bencana
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri LH Ungkap 40 TPA Masih Open Dumping, Kini Tahap Penyidikan
• 26 menit lalukumparan.com
thumb
Polri Berkomitmen Tangani Kasus Bripda MS secara Transparan dan Adil bagi Keluarga Korban
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.