Seluruh PNS, PPPK, dan P3K PW Perlu Tahu Penjelasan Menteri Rini, Silakan Disimak

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini mengatakan tidak semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia bisa menjadi komponen cadangan (komcad).

Diketahui, ASN terdiri dari PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

BACA JUGA: Bukan Hanya THR, Guru PPPK Paruh Waktu juga Mendapat Gaji ke-13

Satu lagi PPPK Paruh Waktu atau P3K PW yang bersifat sementara, sebelum diangkat menjadi pegawai ASN penuh waktu tanpa melalui tes lagi.

“Tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang, bahkan dari Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya. Jadi, tidak semuanya. Ada persyaratannya,” ujar Rini di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (24/2).

BACA JUGA: Sudah Dipastikan PPPK Paruh Waktu atau P3K PW Mendapat THR 2026

Lebih lanjut dia menjelaskan bila ada ASN yang secara sukarela mau menjadi komcad, maka tetap perlu memenuhi sejumlah persyaratan.

“Untuk sukarela, kalau dia enggak memenuhi syarat juga enggak bisa, gitu,” katanya.

BACA JUGA: PPPK Paruh Waktu Mendapat THR 2026 Bukan dari Pemerintah, Alhamdulillah

Di sisi lain, kata dia, bila ASN tersebut memenuhi persyaratan untuk menjadi komcad, maka akan diminta ikut pelatihan sekitar 30-45 hari.

Sementara itu, dia mengatakan keikutsertaan ASN untuk menjadi komcad telah diimbau oleh Kementerian PANRB dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komcad dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara.

SE tersebut ditandatangani oleh Tjahjo Kumolo selaku Menteri PANRB pada saat itu.

“Memang sudah ada SE Menteri PANRB di tahun 2021 ya. Nomor berapa itu saya lupa. Saya ingat menteri waktu itu almarhum Pak Tjahjo Kumolo. Jadi, komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan untuk kaitannya dengan bela negara,” katanya.

Sebelumnya, pada 31 Januari 2026, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan sebanyak 4.000 ASN kementerian/lembaga di Jakarta akan diikutsertakan sebagai komcad.

Menhan mengatakan para ASN tersebut berusia sekitar 18-35 tahun dan akan diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer.

Pada 10 Februari 2026, Wakil Menhan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pendidikan dasar untuk 4.000 ASN kemungkinan dilaksanakan pada April 2026.

Sementara pada 11 Februari 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan TNI AD siap memfasilitasi pendidikan bagi 4.000 ASN tersebut. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramadhan Jazz Festival Kembali Digelar di Masjid Cut Meutia 6-7 Maret 2026
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Pelatih Persija Tak Bisa Kontrol Persib dalam Persaingan Gelar BRI Super League: kalau Tuhan Mau, Kami Pasti Juara
• 7 jam lalubola.com
thumb
Berita Real Madrid: Mbappe Terancam Absen, Alvaro Arbeloa Beri Update soal Kondisi Vinicius Jelang Hadapi Benfica
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Melestarikan Beduk Sebagai Media Menyiarkan Islam
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Proyek Jargas di Jambi Dikebut, Ditargetkan Rampung Sesuai Jadwal
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.