Jenderal Iran: Amerika Serikat telah Memaksa Kami

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mousavi, Selasa (25/2/2026), bertemu dengan Menteri Pertahanan Armenia Suren Papikyan di Teheran. Pada kesempatan itu, Mousavi menjelaskan soal kondisi dan situasi keamanan regional, termasuk sikap Iran terhadap Amerika Serikat (AS). 

“Kami tidak pernah menjadi pihak yang memulai perang apa pun, dan pendekatan kami di masa lalu adalah mencegah meluasnya perang serta mengurangi korban jiwa. Namun, tindakan Amerika Serikat telah memaksa kami untuk mengubah pendekatan. Jika mereka melakukan kesalahan kali ini, kami akan menimbulkan korban besar pada musuh. Bangsa dan angkatan bersenjata kami bertekad untuk berdiri melawan sistem hegemonik sampai akhir," ujar Mousavi dikutip dari kantor berita Iran, IRNA. 

Baca Juga
  • Iran Sukses Besar Jadi Pelipur Lara, Rekrut Agen Intelijen dari Dalam Israel Susupi Militer Zionis
  • Kesepakatan Dagang RI–AS Picu Kekhawatiran Industri Tekstil Kecil
  • Ancam Iran, 150 Jet Tempur AS Tiba di Eropa dan Timur Tengah

Mousavi mengatakan, kehadiran kekuatan ekstra-regional bertentangan dengan kepentingan rakyat kawasan dan menjadi penyebab ketidakstabilan serta ketidakamanan. Merujuk pada niat jahat kekuatan ekstra-regional di kawasan, Mousavi mengatakan, dunia sedang bertransisi menjauh dari sistem unipolar dan unilateralisme. Amerika tidak dapat mentoleransi pergeseran ini dan berupaya memaksakan hegemoninya melalui tindakan yang tidak sah dan ilegal. Namun, peralihan dari sistem unipolar tidak dapat dihindari.

Terkait dengan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Armenia, Mousavi menyoroti hubungan persahabatan jangka panjang antara Iran dan Armenia. Dia menegaskan bahwa kerja sama di antara negara-negara kawasan memainkan peran penting dalam meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara, Presiden Iran Masoud Prezeshkian menegaskan tekad Iran untuk memperluas dan memperdalam hubungan menyeluruh dengan negara-negara tetangga, khususnya Armenia. Dia menyatakan kesiapan Iran untuk menyelesaikan dokumen strategis tersebut.

Perbandingan Militer Iran-Israel - (Republika)

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Malaysia Tolak Bentuk Satgas Selidiki Pemain Naturalisasi Timnas Ilegal
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
KRL Gangguan di Stasiun Buaran, Perjalanan Lintas Bekasi Terdampak!
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions! Bodo/Glimt Bungkam San Siro
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Terdampak Bencana Pergerakan Tanah, Puluhan Warga Semarang Mengungsi di Tenda Darurat
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Momen Polisi Interogasi Pelaku Pemukulan di SPBU Cipinang
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.