REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pengungsi korban fenomena gerakan tanah (soil creep) berada di tenda darurat, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026).
Menurut BPBD Kota Semarang, peristiwa yang terjadi sejak Kamis (5/2) tersebut dipicu intensitas hujan tinggi yang meningkatkan kejenuhan tanah berkarakter lempung sehingga terjadi pergerakan tanah secara perlahan (creeping) yang mengakibatkan sekitar 15 rumah rusak berat hingga roboh serta memaksa 22 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa mengungsi ke tenda darurat.
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px} Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} sumber : Antara Foto
Advertisement



