Bodo/Glimt Lebih Pintar, Pengakuan Jujur Cristian Chivu Usai Inter Milan Gagal ke 16 Besar Liga Champions

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Milan, VIVA – Langkah Inter Milan di Liga Champions musim ini harus terhenti secara menyakitkan setelah disingkirkan Bodo/Glimt pada babak playoff menuju 16 besar. Kekalahan agregat 2-5 dari wakil Norwegia tersebut menjadi pukulan telak bagi Nerazzurri, terlebih karena terjadi di fase krusial kompetisi elite Eropa.

Usai kekalahan tersebut, pelatih Inter Cristian Chivu memberikan pengakuan yang sangat jujur terkait performa timnya. Chivu tidak mencari-cari alasan dan secara terbuka mengakui bahwa Inter memang kalah cerdas dibandingkan lawannya.

Baca Juga :
4 Tim Kantongi Tiket ke 16 Besar Liga Champions: Newcastle United dan Atletico Madrid Ganas, Inter Milan Menangis
Inter Milan Dibodohi Bodo/Glimt, Gagal ke 16 Besar Liga Champions

“Kami harus jujur pada diri sendiri. Dalam dua pertandingan, Bodo/Glimt lebih pintar dari kami,” ujar Chivu dilansir dari Football Italia.

“Mereka tahu kapan harus menekan, kapan harus bertahan, dan bagaimana memanfaatkan setiap kesalahan kecil yang kami buat.”

Chivu menilai bahwa masalah utama Inter bukan semata kualitas individu, melainkan kurangnya daya saing secara kolektif di momen-momen penting. Ia bahkan secara tegas menyebut timnya tidak berada di level yang dibutuhkan untuk lolos ke babak berikutnya.

“Jika melihat dua leg ini secara keseluruhan, kami tidak cukup kompetitif. Ini Liga Champions, dan jika Anda tidak tampil di level tertinggi, Anda akan dihukum,” kata Chivu.

Inter Milan vs Bodo/Glimt
Photo :
  • Instagram @inter

“Bodo/Glimt bermain dengan intensitas, keberanian, dan organisasi yang sangat baik.”

Inter sejatinya lebih diunggulkan sebelum laga, baik dari sisi pengalaman maupun materi pemain. Namun di lapangan, Bodo/Glimt justru tampil lebih efektif dan efisien. Chivu menyoroti bagaimana tim lawan mampu merusak ritme permainan Inter dan membuat Nerazzurri kehilangan kontrol.

“Kami mendominasi penguasaan bola, tetapi itu tidak berarti apa-apa jika tidak disertai agresivitas dan ketajaman,” lanjutnya.
“Mereka membuat kami tidak nyaman sepanjang pertandingan.”

Chivu juga mengakui bahwa Inter kerap melakukan kesalahan sendiri yang tidak seharusnya terjadi di level Liga Champions. Kesalahan-kesalahan tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Bodo/Glimt, yang tampil tenang dan disiplin.

“Kami melakukan terlalu banyak kesalahan sederhana, dan di kompetisi seperti ini, kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” ucap Chivu.
“Bodo/Glimt tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol.”

Baca Juga :
Sedang Berlangsung! Jadwal TV & Link Live Streaming Liga Champions: Inter Milan vs Bodo/Glimt
Temani Sahur, Catat 4 Laga Panas Liga Champions Dini Hari Nanti
Mourinho Bungkam Jelang Duel Penentuan Benfica vs Real Madrid

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhub Siapkan Masjid Jadi Rest Area Tambahan di Jalur Mudik 2026
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
RI Gabung Board of Peace, Prabowo: Kami Dukung Rencana Donald Trump
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Baznas: Penghasilan Rp 7,6 Juta Sebulan Wajib Zakat 2,5 Persen
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Menteri LH: Tahun Ini Harus Berani Jalankan Penegakan Hukum Pengelolaan Sampah
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Banjir Mengintai Sejumlah Daerah di Sulsel, Rabu 25 Februari 2026! Termasuk Makassar, Cek Lokasi Lainnya
• 13 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.