Peristiwa berdarah terjadi saat sekelompok debt collector atau 'mata elang' (matel) di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang hendak melakukan penarikan kendaraan secara paksa. Para pelaku menyerang hingga menusuk korban.
Dirangkum detikcom, peristiwa mengerikan itu terjadi di perumahan di kawasan Karawaci, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (23/2). Para pelaku saat itu mendatangi rumah korban bermaksud menarik mobil Toyota Fortuner milik korban yang disebut-sebut menunggak cicilan.
Kejadian ini terekam video amatir dan viral di media sosial. Dalam rekaman video tersebut terlihat dua orang pria memasuki mobil putih bernopol B-2540-JUN yang kemudian tancap gas.
"Eh ini...ini perampok. Tolong, tolong ini debt collector, perampok...perampok...heh perampok" teriak wanita dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (14/2).
Dalam rekaman video lainnya memperlihatkan korban sudah berada di sebuah ruangan. Korban terlihat duduk sambil memegangi bagian perut yang berlumur darah.
"Suami saya ditusuk yah. Polisi tolong, ini suami saya ditusuk, tolong...aduh," teriak istri korban histeris.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan aksi penusukan itu dilakukan oleh para pelaku yang mengaku sebagai debt collector dari sebuah leasing. Para pelaku mengklaim bahwa mobil Fortuner milik korban telah menunggak cicilan.
"Korban dengan ketiga orang tidak dikenal tersebut terjadi cekcok mulut perihal adanya tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner warna putih milik korban, tunggakan korban selama 2 bulan. Lanjut korban dan saksi tidak menghiraukan ketiga orang tidak dikenal yang mengaku DC (debt collector)," kata Budi kepada wartawan, Selasa (24/2).
Korban Alami 3 Luka Tusukan
Aksi penusukan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius. Korban ditusuk di bagian perut dan punggung.
"Luka tusuk di perut sebanyak 2 tusukan dan 1 luka tusukan di bagian punggung," kata Kombes Budi Hermanto, dalam keterangannya, Selasa (24/2).
Bastian langsung dibawa ke klinik terdekat. Namun, karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke rumah sakit di kawasan Karawaci.
"Karena luka korban cukup serius, sehingga korban dilarikan ke RS Siloam Internasional Lippo Karawaci Kelapa Dua," imbuhnya.
(mea/mea)





