4 Fakta Pria Ngaku-ngaku Aparat Pukul Petugas SPBU Ditangkap

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Seorang pria mengaku-ngaku aparat membuat onar memukul petugas SPBU di Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim) lantaran ditolak mengisi BBM subsidi karena nomor polisi (nopol) di mobilnya tak sesuai data. Polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku tersebut.

Aksi pemukulan ini terekam CCTV dan viral di media sosial. Berdasarkan video yang dilihat detikcom, Selasa (24/2), mulanya pria diduga pemilik mobil hendak mengisi BBM. Pria tersebut keluar dan menghampiri salah satu petugas SPBU, kemudian keduanya terlihat berbincang.

Ketika keduanya berbicara, tampak tangan pria diduga pemilik mobil menunjuk ke wajah petugas. Pria tersebut kemudian memukul wajah petugas SPBU.

Setelah melakukan pemukulan, pria tersebut sempat kembali ke dalam mobil. Pria itu keluar lagi dari mobil dan terlihat memegang sebuah tas.

Baca juga: Kronologi Matel Tusuk Advokat di Tangerang, Sempat Geruduk Rumah Korban

Pria tersebut kembali menghampiri petugas SPBU. Pria itu lalu terus menunjuk dan mengejar petugas.

Tak lama setelahnya, pria itu keluar meninggalkan area SPBU dengan meninggalkan mobilnya. Ketika kembali, pria tersebut menunjuk-nunjuk seorang pria lainnya.

Berikut 4 fakta aksi pemukulan petugas SPBU, dirangkum detikcom, Rabu (25/2/2026):

1. Pelaku Ditangkap

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kasus itu dilaporkan korban pada Senin (23/2). Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku yang diketahui berinisial JMH.

"Pada Selasa (24/2), sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung mengamankan pelaku di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi, Selasa (24/2).

Baca juga: Kurir Narkoba Antarkota Dibekuk Polres Bekasi Kota, 2 Kg Ganja Disita




(wnv/wnv)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri LH Targetkan Pengelolaan Sampah Nasional 63% di 2026
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengapa KPK Mangkir dari Sidang Praperadilan Yaqut? Ini Penjelasannya
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Saham INKP hingga ADRO Bawa Indeks Bisnis-27 Ditutup Menghijau
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Bareskrim Polri Tetapkan 12 Tersangka Perdagangan Bayi Lintas Wilayah
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Bos PPI: Zero Threshold Jauh Lebih Demokratis, Suara Rakyat Tak Hilang
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.