Grid.ID - Adaptasi novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori ke layar lebar tak hanya menghadirkan kisah sejarah yang emosional, tetapi juga mempertemukan dua aktor papan atas Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, dalam satu panggung peluncuran teaser yang penuh pernyataan tajam.
Dalam konferensi pers di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026), Reza yang kembali memerankan Biru Laut menegaskan bahwa film ini bukan karya yang ingin menggiring opini politik tertentu. Ia justru melihatnya sebagai perayaan harapan dan semangat anak muda.
"Film ini bukan bentuk perlawanan. Film ini adalah bentuk kita merayakan tentang harapan," kata Reza Rahadian saat ditemui di XXI Plaza Indonesia, Selasa (24/2/2026).
Reza menekankan bahwa inti cerita bukan sekadar pergerakan atau situasi politik era 90-an, melainkan tentang persahabatan, cinta, dan keberanian menyuarakan sesuatu. Ia menyebut gerakan kecil bisa berdampak besar ketika dilakukan dengan ketulusan.
"Terserah apa pun, pokoknya gue mau," katanya.
Aktor tersebut mengaku langsung menerima tawaran film tanpa banyak pertimbangan ketika pertama kali mendengar proyek ini akan dibuat versi panjang. Baginya, karakter Laut memiliki kepedulian yang murni dan relevan dengan generasi mana pun.
Saat ditanya soal relevansi kondisi politik hari ini dengan film tersebut, Reza memilih melihatnya dari sisi universal. Ia optimistis karya ini akan tayang dengan baik dan diterima publik tanpa harus dibaca sebagai film yang “terlalu politis”.
Sementara itu, Dian Sastrowardoyo yang memerankan Kasih Kinanti menyoroti semangat generasi muda yang selalu berulang dalam sejarah bangsa. Ia menyebut pergerakan anak muda bukan fenomena baru, melainkan siklus yang terus hadir dalam berbagai era.
"Tahun 1928, 1945, 1965, 1998, bahkan 2025 kemarin ya. Jadi ini sesuatu yang berulang," tegas Dian Sastro.
Menurut Dian, film ini tidak perlu buru-buru dikaitkan dengan situasi politik terkini. Ia melihatnya sebagai perayaan tentang anak muda yang ingin mencintai bangsanya dengan cara mereka sendiri.
Menariknya, Reza juga menyinggung optimisme terhadap penonton muda, khususnya Gen Z. Ia mengungkapkan bahwa pembaca novel Laut Bercerita justru banyak berasal dari generasi tersebut.
Bagi Reza, hal itu menjadi sinyal bahwa generasi muda memiliki kepekaan dalam membaca sejarah dan konteks sosial. Ia berharap film ini bisa beresonansi dan menghadirkan refleksi tanpa kehilangan sisi fun anak muda.
"Justru menurut saya film ini fun," ungkapnya.
Reza menegaskan bahwa film garapan Yosep Anggi Noen ini tetap menghadirkan dinamika khas anak muda yang penuh kekonyolan dan semangat. Ia membantah anggapan bahwa film ini akan terasa gelap dan berat secara politik.
Kolaborasi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo dalam Laut Bercerita pun menjadi salah satu daya tarik utama. Keduanya tak hanya membicarakan karakter, tetapi juga harapan agar film ini menjadi ruang refleksi tentang cinta tanah air, persahabatan, dan keberanian menyuarakan kebenaran. (*)
Artikel Asli




