New York: Presiden Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) Christine Lagarde memuji Ketua Federal Reserve AS (Fed) Jerome Powell, dan menyoroti pentingnya bank sentral tetap independen dari campur tangan politik.
Mengutip Xinhua, Rabu, 25 Februari 2026, Lagarde memuji upaya Powell untuk mengendalikan inflasi di tengah tekanan politik. Ia menyebut Powell sebagai 'pengingat penting' bagi independensi bank sentral di dunia.
"Meskipun kita membutuhkan kerangka hukum untuk memastikan independensi bank sentral, tapi kerangka kerja saja tidak pernah cukup," ucap Lagarde pada konferensi kebijakan tahunan Asosiasi Nasional untuk Ekonomi Bisnis di Washington DC.
Menurut dia, tanpa independensi bank sentral yang dilindungi, dijunjung tinggi, dan dijalankan secara akuntabilitas, akan sulit bagi bank sentral untuk merespons melalui kebijakan moneter dalam pengendalian inflasi.
Baca juga: Trump Tunjuk Kevin Warsh Jadi Bos The Fed Gantikan Powell
(Gedung The Fed. Foto: Xinhua/Ting Shen)
Solidaritas kepala bank sentral untuk tegakkan independensi
Setelah The Fed menerima surat panggilan dari dewan juri pada 9 Januari dari Departemen Kehakiman dalam penyelidikan kriminal terhadap Powell terkait renovasi kantor pusat bank sentral senilai miliaran dolar, Lagarde sejumlah kepala bank sentral mengeluarkan pernyataan solidaritas.
"Independensi bank sentral adalah landasan stabilitas harga, keuangan, dan ekonomi demi kepentingan warga negara yang kami layani," tegas dia.
Adapun, investigasi ini menandai peningkatan signifikan dalam kampanye tekanan jangka panjang Presiden AS Donald Trump terhadap Powell, yang telah berulang kali diserangnya karena menolak tuntutan untuk memangkas suku bunga secara tajam.
Pada 30 Januari, Trump menominasikan mantan gubernur Fed Kevin Warsh, seorang kritikus vokal terhadap bank sentral AS, untuk menjabat sebagai ketua Fed berikutnya.




