Sudinsos Jakbar Sisir Wilayah Srengseng, Buru Wanita yang Sering Tak Bayar Makan

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat terus memburu keberadaan wanita viral yang meresahkan warga dan pedagang lantaran kerap kabur dan tak membayar makanan maupun ojek online.

Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Barat Fajar Laksono mengatakan, pencarian wanita itu difokuskan dengan menyisir wilayah Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, sepanjang Selasa (24/2/2026).

"Satgas P3S dan tim Mobile Kota Tua ke lokasi kejadian dan menyisir kawasan Srengseng, Kembangan untuk mencari ibu-ibu tersebut sejak Selasa kemarin," ucap Fajar saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (25/2/2026).

Baca juga: Wanita Viral yang Tak Mau Bayar Makan Kembali Beraksi di Srengseng Jakbar

Adapun, penyisiran di wilayah tersebut dimulai dari area lampu merah Srengseng, depan Sekolah Satria, hingga area sekitar Hutan Kota Srengseng.

Di lokasi-lokasi tersebut, petugas menanyakan informasi kepada warga dan pedagang sekitar mengenai keberadaan wanita tersebut.

"Dari hasil penggalian informasi di lapangan, warga dan pedagang membenarkan bahwa peristiwa tersebut memang terjadi di sekitaran Hutan Kota Srengseng," jelasnya.

Namun, tidak ada satu pun warga setempat yang mengenali identitas maupun tempat tinggal sosok wanita itu.

Menurut dia, kendala utama dalam pencarian ini adalah pola pergerakan pelaku yang tidak menetap dan selalu berpindah-pindah.

Pelaku diketahui kerap berpindah-pindah lokasi secara acak usai melancarkan aksinya di suatu tempat.

"Memang benar bahwa saat kejadian dan beberapa hari sebelumnya dia berada di kawasan Kembangan, seperti Srengseng dan Joglo," ujarnya.

Baca juga: Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral yang Tak Mau Bayar Makan

"Tetapi dia ini kan berpindah-pindah terus, bahkan sempat ke daerah PIK, Jakarta Utara, juga kan Januari kemarin. Jadi kami harus melakukan penyisiran dahulu," sambungnya.

Meski target operasi belum berhasil ditemukan pada penyisiran kali ini, Fajar menegaskan bahwa Sudinsos Jakarta Barat akan terus melanjutkan penyisiran.

Pihaknya berkomitmen untuk terus melacak keberadaan wanita yang terindikasi sebagai Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tersebut agar dapat segera dijangkau dan diberikan pembinaan sosial.

"Selanjutnya kami akan terus lakukan penyisiran untuk menindaklanjuti laporan wanita yang meresahkan warga tersebut," tutup Fajar.

Sebelumnya diberitakan, sosok wanita yang berkali-kali viral karena aksinya kabur setelah makan di warung makan dan enggan membayar ongkos ojek online, kembali menjadi sorotan di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam, wanita berjaket biru dan kacamata itu menenteng tas sambil berlutut di sisi jalan kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat.

Wanita tersebut diketahui tak membayar ke sebuah warung usai memesan segelas kopi dan berujung memicu emosi pemilik warung.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Urai Kemacetan Jalan Raya Sawangan, Wali Kota Supian Eksekusi Rekayasa Lalu Lintas Baru

Wanita itu berulang kali meminta maaf kepada sang pemilik warung karena tak bisa membayar kopi yang dipesannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persiapan Konser Tunggal 2026, King Nassar Targetkan Turun 10 Kg dan Perbanyak Jalan Kaki
• 10 jam lalumatamata.com
thumb
Dobrak Pangsa Pasar Perbankan Syariah, BSN Ekspansi ke Ekosistem Ekonomi Muhammadiyah
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Viral Tabungan Murid di Pangandaran Rp 2,5 M Belum Dibayar, Dedi Mulyadi Langsung Lakukan ini
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Polisi Bekuk Tersangka TPPO saat akan Jual Bayi Berusia 3 Hari di Palembang
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Tidak Menambah Lapangan Kerja, Rencana Impor 105 Ribu Mobil India Dinilai Justru Picu Gelombang PHK
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.