Teriakan Histeris Sang Ibu Jadi Pertanda, Pelajar SMP di Kelapa Gading Ditangkap Usai Habisi Kakak Kandung dengan Tragis

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kasus tragis terjadi di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seorang adik yang masih berstatus pelajar SMP diduga menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (24/2/2026) petang. Pelaku menganiaya kakak kandungnya menggunakan benda tumpul.

Bahkan, akibat peristiwa tersebut, sang kakak akhirnya meregang nyawa. Pelaku yang merupakan pelajar SMP itu kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut diketahui warga dari teriakan histeris sang ibu yang memecah suasana sore. Jeritan minta tolong itu rupanya akibat dari perbuatan anaknya yang masih pelajar SMP yang nekat menganiaya sang kakak kandung hingga meninggal dunia.

Dicatut dari Tribunnews.com, MAH (15), remaja laki-laki yang membunuh kakaknya laki-lakinya, MAR (22), di Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, ditangkap oleh polisi, Selasa petang, (24/2/2026). MAH yang masih berstatus siswa SMP itu menganiaya kakaknya dengan palu sekitar pukul 17.20 WIB pada hari yang sama.

Menurut Kasat Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri, penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga tentang dugaan kasus pembunuhan. Polisi lalu mengecek tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa korban di rumah sakit.

Polisi juga langsung menangkap pelaku. Saksi sekaligus tetangga korban, Rizky Tri Mulyanto (25), menyebut pelaku tidak melawan ketika dibawa polisi.

"Dia bilang pasrah saja, mau dibawa ke polisi juga tidak apa-apa," kata Rizky dikutip dari Tribun Jakarta.

Sementara itu, Ni Luh Sri berkata kasus itu sekarang ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara karena MAH masih di bawah umur.

"Pelaku saat ini sudah dalam proses penanganan dan pemeriksaan," ucap Ni Luh Sri.

Melansir Tribunjakarta.com, teriakan histeris ibu memecah suasana permukiman di Kelapa Gading, Jakarta Utara, saat pertikaian terjadi antara adik dengan kakak kandungnya, Selasa (24/2/2026) petang. Pertikaian itu berujung fatal karena sang kakak dihabisi dengan cara menyeramkan.

 Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Gadis 17 Tahun di Malang, Jasad Ditemukan dengan Tangan Terikat

 

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di dalam rumah yang dihuni korban bersama ibu dan adik kandungnya. Korban berinisial MAR (22) mengalami luka berat di bagian kepala setelah dipukul adiknya berinisial MAH (15) menggunakan benda tumpul.

Saksi sekaligus tetangga korban, Rizky Tri Mulyanto (25) mengatakan, kejadian pertama kali diketahui warga setelah ibu korban berteriak meminta pertolongan.

"Saya lagi di rumah, ibunya keluar teriak minta tolong. Pas saya lihat, anaknya sudah tergeletak dan darahnya sudah banyak," ujar Rizky di lokasi, Selasa malam.

Menurut Rizky, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam rumah. Korban tergeletak di area ruang tamu, tepat di belakang pintu rumah. Bagian kepala korban mengalami luka parah hingga darah berceceran di lantai.

"Ibunya teriak bilang anaknya sudah berdarah. Posisi korban sudah tergeletak di ruang tamu," katanya.

Rizky menyebut pelaku penganiayaan adalah adik kandung korban sendiri. Pelaku diduga memukul korban menggunakan palu berukuran sedang.

Saat kejadian berlangsung, warga sekitar berdatangan setelah mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah. Sejumlah warga kemudian membantu mengevakuasi korban yang saat itu masih bernapas namun tidak sadarkan diri.

Korban selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit Gading Pluit, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB.

Pelaku yang masih 15 tahun dan masih berstatus pelajar SMP itu kini telah dibawa polisi. Saat diamankan, MAH disebut tidak melakukan perlawanan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Penampakan Bening Luxury Pluit Usai Disegel Bea Cukai
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Brasil, 20 Orang Tewas
• 15 jam laludetik.com
thumb
Perbedaan Lampu LED dan BiLED Mobil, Mana Lebih Tepat untuk Kebutuhan Berkendara?
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Peneliti BRIN Sebut Ambang Batas Parlemen 7 Persen Terlalu Tinggi, Perlu Jalan Tengah
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Aksi Brutal Anggota KKB Meno Heluka yang Ditangkap di Dekai Papua
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.