Pemuda Ditemukan Tewas di Selokan Diduga Korban Begal di Bandung

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Seorang pemuda berinisial AC (19 tahun) ditemukan tewas di selokan di wilayah Rancanumpang, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Ahad (22/2/2026). Ia diduga menjadi korban begal sadis karena kehilangan sepeda motor dan barang berharga lainnya.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, penyidik menemukan seorang pemuda dalam keadaan meninggal dunia, Ahad (22/2/2026) di wilayah Rancanumpang, Kota Bandung. Ia mengatakan tubuh korban mengalami luka lebam di bagian dada.

Baca Juga
  • Bidik Akreditasi Unggul, Prodi Bisnis Digital UNM Tancap Gas
  • Kenapa Kita Lebih Mudah Percaya Hoaks daripada Fakta?
  • Bank bjb Buka Peluang Investasi Produktif Lewat Sustainability Bond Tahap II 2026

"Kami melakukan evakuasi terkait adanya penemuan orang meninggal dunia dan memang setelah kami evakuasi, ditemukan ada beberapa luka-luka di tubuh korban. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi lebih lanjut kemarin," ucap dia, Rabu (25/2/2026).

Ia menuturkan, telah mengantongi identitas korban berinisial AC dan telah berkomunikasi dengan keluarga korban. Selanjutnya orang tua korban telah membuat laporan kepolisian. "Sekarang kami dalam tahap proses penyelidikan untuk mengetahui siapa yang atau pelaku yang melakukan tindakan tersebut," kata dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia mengatakan, tubuh korban terdapat sejumlah luka di bagian dada yang terindikasi terdapat perbuatan pidana. Berdasarkan keterangan dari keluarga korban, ia menyebut korban hendak pergi memancing pada Sabtu (21/2/2026) malam.

"Sabtu malam dia izin ke keluarganya untuk mancing. Dan ternyata keesokan harinya tidak ada komunikasi dari keluarganya. Kemudian baru hari minggu kemarin, dia ditemukan, korban ditemukan meninggal dunia di selokan," ungkap dia.

Ia mengatakan sepeda motor korban yang dikendarainya hilang termasuk alat pancing milik korban serta handphone miliknya. Pihaknya menduga korban merupakan korban begal. "Indikasinya seperti itu tapi kami masih melakukan penyelidikan," kata dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel Bongkar Penyelundupan 30 Kilogram Sabu dan 15 Ribu Ekstasi Jaringan Fredy Pratama
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Setelah MA AS Batalkan Tarif Trump
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Program Gentengisasi Dimulai! 52 Rumah di Menteng Siap Direnovasi
• 2 jam laludisway.id
thumb
Lagi Siaga Serang Iran, Ratusan Toilet di Kapal Induk Tercanggih AS Mampet
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Pemerintah Targetkan 15 Ribu Insinyur Kuasai Desain Chip Lewat Kerja Sama Danantara dan Arm di London
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.