Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersama Komisi V DPR memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan jalan nasional dan Jalan Tol menjelang arus mudik Lebaran 2026, Selasa (23/2).
Dalam peninjauan itu, evaluasi dilakukan terhadap 15 ruas jalan tol yang telah beroperasi dengan total panjang mencapai 492 kilometer.
“Untuk mendukung arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, disiapkan pengoperasian fungsional Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi. Selain itu, tersedia 25 Rest Area yang siap melayani pemudik serta 3 Rest Area tambahan yang akan difungsionalkan guna memperkuat kapasitas layanan dan mendukung kelancaran mobilitas selama periode Lebaran 2026,” ucap Sekretaris BPJT, Ni Komang, melalui unggahan akun resmi @pupr_bpjt, dikutip Rabu (25/2).
Adapun rapat mencatat sejumlah aspek yang menjadi perhatian, antara lain:
Penyelesaian seluruh pekerjaan preservasi Jalan Tol paling lambat H-10 Lebaran 2026, sehingga tidak terdapat pekerjaan aktif di badan jalan pada periode arus mudik dan arus balik.
Penanganan seluruh titik kerusakan seperti lubang, retak, dan gangguan drainase melalui pemeliharaan rutin dan berkala guna memastikan kondisi jalan dalam keadaan mantap dan laik fungsi.
Kesiapan pelaksanaan pengaturan lalu lintas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk dukungan koordinasi lintas sektor pada jalur strategis dan simpul transportasi utama.
Kesiapan pengoperasian fungsional Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi sepanjang hampir 50 km tanpa tarif untuk mendukung kelancaran distribusi arus kendaraan selama periode Lebaran.





