Pemudik Bisa Singgah di Masjid, Cegah Bahaya Microsleep Perjalanan Jauh

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Arsad Hidayat Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama mengingatkan masyarakat soal pentingnya beristirahat di tengah perjalanan panjang, khususnya saat mudik.

Katanya istirahat bisa mencegah microsleep, yang berpotensi menimbulan kecelakaan.

“Jadi ya namanya orang kelelahan ya, saya pikir kadang kan pertama mereka sebab ingin istirahat, tapi tidak ada ada tempat yang mungkin ya dalam tanda kutip yang layak, atau tempat yang disiapkan. Nah, ini juga menjadi konsen kami, menjadi motivasi kami kenapa masjid dibuka untuk para pemudik ya,” Arsad kepada suarasurabaya.net, Rabu (25/2/2026).

Saat perjalanan, pemudik bisa memanfaatkan masjid sebagai tempat singgah. Di mana Kementerian Agama menyiapkan 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai rest area pemudik tahun ini.

“Harapan kita tentunya dengan mereka bisa beristirahat, dengan mereka bisa segar kembali itu bisa mengurangilah tingkat kelelahan, yang nantinya akan menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Saat musim mudik tiba, masjid-masjid bakal disiagakan 24 jam. Arsad mengatakan masjid bakal menyediakan kasur untuk pemudik melepas lelah.

“Pemerintah berupaya bagaimana memfasilitasi fasilitas para pemudik ketika mereka pulang ke kampung halamannya masing-masing ya. Bisa dan dapat menggunakan sarana masjid sebagai tempat peristirahatan, tempat salat, tempat mereka juga mungkin sekedar untuk menghilangkan rasa lelah,” ungkapnya.

Arsad juga telah meminta Dewan Kemakmuran masjid menjaga keamanan properti para pemudik, seperti mobil dan motor yang terparkir di area masjid.

Sebelumnya Kementerian Agama menyatakan, masjid akan menyiapkan fasilitas ruang istirahat, toilet bersih, air wudhu, ruang laktasi jika memadai, air minum, pengisian daya ponsel gratis, serta area parkir yang aman dan tanpa biaya.

Tidak hanya masjid, rumah ibadah lain seperti gereja bisa jadi ruang kemanusiaan yang terbuka, melayani siapa pun tanpa memandang latar belakang agama.

Bahaya Microsleep Saat Mudik

Microsleep adalah tidur singkat yang berlangsung beberapa detik hingga sekitar 30 detik. Kondisi ini berbahaya karena orang tersebut tidak mampu merespons lingkungan sekitar meski mata tetap terbuka. Microsleep umumnya dipicu kurang tidur, tetapi juga dapat terjadi saat seseorang melakukan aktivitas yang monoton.

Kenapa penting diperhatikan saat mudik? Manajemen waktu adalah hal penting saat mudik Lebaran. Banyak pemudik yang ingin cepat sampai di kampung halaman, tapi mengesampingkan faktor kelelahan.

Kelelahan biasanya mengundang rasa kantuk dan tak jarang kondisi ini memicu terjadinya kecelakaan. Tujuan awal berkumpul bersama keluarga, bisa menjadi petaka, jika istirahat diabaikan.

Berkendara dalam kondisi ini berpotensi menyebabkan kecelakaan, karena mempengaruhi konsentrasi pengemudi. Beristirahatlah sebelum mengemudi, minum kafein atau menepi untuk istirahat saat tanda-tanda microsleep dan kelelahan muncul, bisa menghindari tertidur saat mengemudi.

Bahaya Microsleep

1. Microsleep berisiko menyebabkan kecelakaan akibat kehilangan kesadaran saat berkendara.

2. Dalam keadaan normal, otak bisa menangkap, memproses stimulus, tapi bila mengalami kelelahan membuat konsentrasi terganggu sehingga otak menjadi lebih terbatas terhadap stimulus yang lebih kuat.

3. Salah satu penyebab kecelakaan yang paling banyak adalah akibat dari tertidur saat sedang berkendara. Terjadinya kecelakaan bukan hanya merugikan dari sisi finansial tetapi juga menyebabkan kematian.

Tips Menghindari Microsleep

1. Mengonsumi kopi, sebaiknya mengonsumsi kopi perlu memberi jarak waktu sebelum mengemudi, kopi memberikan efek 30 menit setelah dikonsumsi.

2. Tetap beraktivitas, kita dapat melakukan aktivitas yang membuat terjaga seperti mengobrol saat berkendara atau menggunakan jenis transportasi umum untuk berjalan dan berdiri.

3. Tidur yang cukup yakni 7-9 jam agar dapat menjalani aktivitas dengan pikiran dan badan yang segar.

4. Istirahat jika mengantuk, bila merasa lelah atau mengantuk saat berkendara sebaiknya segera berhenti dan gunakan waktu untuk tidur sejenak. Apalagi jika berkendara jarak jauh disarankan istirahat 1-2 jam sekali.(lea/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nonton Live Streaming Malut United Vs Persija Jakarta di BRI Super League
• 23 jam lalubola.com
thumb
Polisi Bekuk Tersangka TPPO saat akan Jual Bayi Berusia 3 Hari di Palembang
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Tiket Kereta Api Diskon 30 Persen di Daop 9 Jember Hampir Habis
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menag: Dana BOP RA dan BOS Madrasah Tahap I 2026 Cair Sebelum Idulfitri
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Bayar Fidyah 2026: Besaran, Batas Waktu dan Bacaan Niatnya
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.