Program PPDS Periode II 2026, Kemenkes Siapkan 58 Dokter Spesialis untuk Wilayah Terpencil

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Kementerian Kesehatan menetapkan peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit (hospital based) di enam Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) untuk Periode II Tahun 2025–2026. 

Kebijakan ini menjadi bagian dari percepatan pemenuhan sekaligus pemerataan dokter spesialis, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan perbatasan (DTPK).

BACA JUGA:BPOM Klaim Pengawasan Obat RI Setara FDA AS dan Standar WHO

BACA JUGA:Bersihkan Trotoar Kawasan Pecinan Glodok dari Pedagang dan Parkiran, Petugas Berlakukan Operasi Cabut Pentil

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Azhar Jaya mengatakan Indonesia masih kekurangan sekitar 92 ribu dokter umum, 129 ribu dokter gigi, serta 51 ribu dokter spesialis. 

Karena itu, skema hospital based dihadirkan untuk melengkapi jalur pendidikan university based, dengan pendekatan pelatihan klinis langsung di rumah sakit serta dukungan beasiswa dan biaya hidup bagi peserta.

Berdasarkan data  ada 58 peserta diterima pada periode ini dari berbagai program studi, seperti anak, mata, neurologi, jantung dan pembuluh darah, ortopedi-traumatologi, serta onkologi radiasi. 

BACA JUGA:Haji Uma Berhasil Pulangkan Warga Aceh Utara Korban TPPO yang Minta Tebusan Rp40 Juta di Kamboja

BACA JUGA:Rumah Rp800 Juta–Rp5 Miliar Paling Diburu di Tangerang, Termasuk Kawasan Gading Serpong

“Seluruhnya diprioritaskan bertugas di luar Pulau Jawa, mencakup Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, hingga Nusa Tenggara Timur," ujar Azhar, di Jakarta,  Rabu, 25 Februari 2026.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan program ini dirancang agar dokter spesialis lahir dari kebutuhan daerah. 

“Pendidikan spesialis harus lebih merata, berbasis rumah sakit, dan hasilnya kembali untuk masyarakat di daerah,” katanya.

Salah satu peserta, Raden Ahmad Khairul Umar Hassanushi, mengaku terdorong mengikuti program ini setelah lama bertugas di Maluku dan kawasan timur Indonesia. 

BACA JUGA:Heboh Obat-obatan Amerika Bebas Impor ke Indonesia, BPOM Akhirnya Beri Penjelasan Tegas!

BACA JUGA:Aplikasi ShopeePay Gebyar Ramadan 2026 Hadirkan Promo Saldo Rp5 Miliar hingga Paket Umroh

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Soroti Pelanggaran Tata Ruang Lapangan Padel di Jakarta
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Chandra Asri (TPIA) Ungkap Strategi Bisnis Tahun 2026
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Geger! Adik Bunuh Kakak Kandung di Kelapa Gading, Polisi Masih Usut Motif | KOMPAS MALAM
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Amalan Subuh yang Terasa Berat tapi Pahalanya Luar Biasa, Ini Pesan Syekh Ali Jaber
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Menu Berbagi Jadi Tren Saat Ramadan, Pilihan Praktis untuk Buka Puasa Kian Beragam
• 23 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.