JAKARTA, KOMPAS.com - Semrawut dan macet, dua kata tersebut menggambarkan pemandangan sehari-hari Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat.
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Rabu (25/2/2026) sore, arus kendaraan tampak tersendat hingga menimbulkan antrean di sepanjang Jalan Palmerah Barat.
Kemacetan ini salah satunya disebabkan deretan angkutan kota (angkot) yang mengetem di depan pasar.
Kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya pedagang pasar yang menggelar lapak dan memarkir gerobak dagangannya di pinggir jalan.
Barang dagangan sebagian pedagang juga terlihat meluber hingga memakan area badan jalan dan mempersempit ruang gerak kendaraan.
Baca juga: DPRD DKI Soroti Flyover Latumenten, Banyak Warga Adukan Macet Parah di Grogol
Kondisi yang serba semrawut ini pun dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengguna jalan.
Niko, salah seorang pekerja yang berjalan kaki menuju Stasiun Palmerah mengungkapkan bahwa kemacetan di Palmerah memang selalu terjadi pada sore hari.
"Apalagi kalau sore gini kan, jam buka puasa. Terus depan itu banyak banget yang jualan kan. Eh makan jalan, angkot segala macam semua berhenti," ujar Niko saat ditemui di lokasi, Rabu.
Niko juga menyoroti penertiban kawasan Palmerah yang dinilai hanya bersifat sementara.
Ia pun menyinggung momen ketika jalanan tersebut mendadak bersih saat Presiden Prabowo Subianto hendak melintas.
"Kemarin kan emang sempet dirapiin tuh pas presiden dateng tuh, katanya. Itu doang tuh sehari, abis itu besoknya udah berantakan lagi, macet lagi kayak sekarang gitu," ungkap Niko.
Terkait wacana perbaikan atau pengadaan fasilitas penyeberangan jalan seperti pelican crossing, Niko menilai fasilitas tersebut belum memiliki urgensi.
Menurutnya, akar masalah di Palmerah ada pada penertiban angkot dan pedagang yang memakan area jalan raya.
"Kalau nyebrang mah enggak (susah) sih, orang kan ini kebuka nih. Sebenernya mah bukan butuh si pelican crossing-nya, bukan. Mendingan tuh kalau mau yang bener ya, dibikinin zebra cross boleh, tapi yang jelas yang paling utamanya ya ini dirapiin lah jalanannya," tegas Niko.