Jawab Tudingan Dinas DLHP, Koordinator SPPG Takalar Maulana Klaim 39 SPPG yang Beroperasi Telah Memiliki IPAL

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, TAKALAR – 39 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang resmi beroperasi di Takalar saat ini. Hanya dua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) DLHP.

Penegasan itu disampaikan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (DLHP) Takalar melalui pejabat fungsionalnya, Ardiansyah.

Saat dikonfirmasi, Ardiansyah menerangkan bahwa saat ini hanya dua dapur yang telah memenuhi syarat sesuai standar kelayakan yakni dapur SPPG MBG Kementerian PUPR di Kelurahan Bajeng dan SPPG MBG Sinar Rezky di belakang Pasar Sentral Takalar.

Pada kesempatan itu, ia menegaskan jika setelah dilakukan pemantauan serangkaian pemeriksaan dan terbukti SPPG MBG tak memiliki IPAl sesuai standar, maka pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mengambil langkah tegas berupa sanksi administratif bahkan penutupan dapur MBG.

Menanggapi hal itu, Koordinator SPPG Kabupaten Takalar Maulana mengatakan bahwa 39 Dapur MBG yang beroperasi di Takalar saat ini telah memiliki IPAL.

Maulana juga mengklaim bahwa dapur MBG secara keselurahan telah memenuhi syarat dan kelayakan sehingga beroperasi selama ini.

“Kalau terkait ini pak, semua SPPG yang layak operasional itu sudah memiliki IPAL. Untuk standar yang di maksud dari dinas DLHP kami akan berkoordinasi,” ujar Maulana saat dikonfirmasi, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurutnya, untuk meningkatkan standar pelayanan operasional, pihaknya selalu intens melakukan komunikasi termasuk memgikuti pengarahan dari Badan Gizi Nasional (BGN) pusat.

“Kemarin juga semua mitra SPPG se-kabupaten Takalar mengikuti kegiatan pengarahan BGN pusat kedeputian pemantauan dan pengawasan, yang berlangsung di makassar sebagai upaya untuk melaksanakan peningkatan dan pembenahan infrastruktur SPPG,” jelasnya.

Sebagai koordinator SPPG, Maulana dengan tegas memastikan bahwa semua SPPG yang beroperasi sudah memiliki IPAL. Namun, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan DLHP mengenai standar IPAL yang dimaksud.

“Sekaligus meminta data SPPG mana saja yang menurut DLHP yang masih belum memenuhi standar dari 39 dapur yang beroperasi aktif di Takalar. Tapi kalau dari internal BGN kita komitman untuk selalu berbenah dan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana SPPG,” ucapnya.

“Justru dari pernyataan DHLP yang mengatakan hanya dua yang sesuai standar makanya kami akan berkoordinasi, apakah 37 SPPG yang lain sudah didatangi dan apa-apa saja yang menjadi kekurangannya,” tutupnya. (mgs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Catat! Jadwal Resmi Libur Lebaran 2026, Ini Daftar Cuti Bersama dan Tanggal Merah di Bulan Maret
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Menteri LH Hanif Faisol: Kementerian Lingkungan Hidup Tunggu Hasil Uji Lab Sungai Cisadane
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Untung dan Rugi dalam Hidup Selalu Kembali ke Nol
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Pembangunan Lapangan Padel di Jakarta Masif, Baru 212 dari 379 Kantongi Izin PBG
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Trump Sebut AS Masuk Era Keemasan, Singgung Dampak Tarif Resiprokal
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.