Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) memastikan keputusan investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) untuk proyek gas laut dalam yang dioperatori Eni SpA ditargetkan rampung pada pekan depan.
FID tersebut mencakup pengembangan Lapangan Geng North serta Gendalo–Gendang yang merupakan bagian dari proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) di Kalimantan Timur, dengan estimasi nilai investasi sekitar US$15 miliar.
Proyek ini digarap Eni SpA bersama Petronas melalui pembentukan perusahaan patungan.
Baca Juga: Gairah Investasi Migas Meningkat, SKK Migas Sodorkan 110 Wilayah Kerja Baru
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengungkapkan seluruh persiapan teknis dan administratif untuk persetujuan investasi tersebut telah rampung. Saat ini, proses tinggal menunggu kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang tengah mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke luar negeri.
“Minggu depan. Sudah, semua sudah. Ini tinggal nanti Pak Menteri datang ke Jakarta, teken, selesai FID langsung,” ujar Djoko saat ditemui di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: Bahlil: Impor Migas dari AS Tak Tambah Volume, Hanya Alihkan Pasokan
Adapun rencana pengembangan atau plan of development (PoD) Lapangan Geng North telah disetujui pemerintah pada 2024.
Persetujuan tersebut diberikan sekitar 10 bulan setelah penemuan cadangan gas di Wilayah Kerja (WK) North Ganal. Lapangan ini diperkirakan memiliki sumber daya awal sekitar 5 triliun kaki kubik gas atau setara 609 juta barel minyak.





