Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Penantian panjang selama empat dekade itu akhirnya tuntas. Setelah terakhir kali menjadi jendela utama masyarakat Indonesia menyaksikan kejayaan sepak bola dunia pada tahun 1986, Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI kini resmi kembali sebagai Official Broadcaster FIFA World Cup 2026.
Bagi Iwan Suhendra, Ketua Tim Produksi Berita Olahraga TVRI Sport, momentum ini membawa getaran emosional yang mendalam. Meski telah mendedikasikan 16 tahun masa kerjanya di TVRI, Iwan merasa tugas kali ini adalah mandat paling bersejarah yang pernah diemban.
“Ada rasa haru sekaligus bangga yang luar biasa. Terakhir kali TVRI menyiarkan Piala Dunia adalah tahun 1986, era di mana TVRI menjadi satu-satunya layar tontonan di tanah air. Kini, setelah 40 tahun, TVRI kembali dipercaya menjadi rumah bagi pesta sepak bola terbesar ini. Ini adalah tentang menjaga marwah dan membuktikan bahwa TVRI tetap menjadi layar pemersatu bangsa,” ujar Iwan pada Rabu, 25 Februari 2026.
Iwan hanyalah satu dari ribuan insan TVRI yang saat ini bekerja dalam satu napas dedikasi yang sama. Salah satu persiapan yang dilakukan tim TVRI Sport adalah melaksanakan pemutakhiran infrastruktur studio dan integrasi teknologi siaran terkini demi memenuhi standar global FIFA. Salah satu wujud nyata dari persiapan ini adalah hadirnya program Road to World Cup.
“Kami ingin memastikan alur distribusi konten berjalan tanpa cela. Program Road to World Cup kami siapkan khusus untuk membangun euforia pemirsa. Masyarakat bisa menyaksikannya pada pukul 07.00 WIB di saluran TVRI Sport, dengan tayangan ulang pada pukul 19.30 WIB. Kami bekerja keras agar setiap detail di lapangan hijau tersampaikan dengan kualitas terbaik ke ruang tamu penonton,” tambah Iwan.
Baginya, rasa lelah karena koordinasi teknis yang panjang seolah luruh saat menyadari bahwa melalui layar TVRI, gempita stadion di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menyatukan emosi jutaan penonton dari kota hingga pelosok Nusantara. Melihat logo TVRI kembali bersanding dengan ajang sekelas World Cup setelah empat dekade adalah sebuah kepuasan batin yang sulit dilukiskan.
“Ini adalah persembahan kami untuk seluruh rakyat Indonesia. Menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia 2026 adalah bukti bahwa kerja keras seluruh tim selama ini bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan yang terbaik bagi pemirsa. Kami bangga bisa mengawal sejarah ini kembali ke rumah asalnya, di layar TVRI,” pungkas Iwan.
Editor: Redaksi TVRINews





