TABLOIDBINTANG.COM - Kabar mengejutkan datang dari industri K-pop. Taemin, personel SHINee yang bergabung dengan Big Planet Made Entertainment pada 2024, dilaporkan menuntut pemutusan kontrak dan resmi hengkang dari agensi tersebut pada Selasa 24 Februari kemarin.
Menurut laporan media Korea, agensi tersebut diduga masih menunggak pembayaran gaji Taemin hingga lebih dari 1 miliar won atau RpRp11,7 miliar. Tak hanya itu, CEO Cha Ga-won juga disebut-sebut melakukan pelanggaran dengan menandatangani kontrak dengan perusahaan eksternal tanpa persetujuan Taemin.
Mengutip Sports Chosun, penyanyi berusia 32 tahun itu bahkan disebut harus membayar gaji beberapa stafnya menggunakan uang pribadi karena mereka juga belum menerima bayaran dari pihak agensi.
Dalam laporan keuangan tahun 2024, Big Planet Made Entertainment tercatat memiliki liabilitas yang melebihi aset hingga 18 miliar won, seperti dilaporkan The Fact. Situasi finansial ini diduga berdampak pada para artis di bawah naungan perusahaan tersebut.
Cha Ga-won juga diketahui menjalankan agensi One Hundred yang merupakan pemegang saham terbesar INB100. Sejumlah artis di bawah dua perusahaan itu, termasuk boy group The Boyz serta anggota EXO yakni Chen, Baekhyun, dan Xiumin, juga dikabarkan mengalami tunggakan pembayaran dengan total mencapai miliaran won.
Hingga saat ini, Taemin dilaporkan belum menandatangani kontrak dengan agensi baru.
Meski diterpa isu kontrak, Taemin tetap dijadwalkan tampil di Coachella Valley Music and Arts Festival di California pada April mendatang. Penampilan tersebut akan menjadi momen bersejarah karena ia tercatat sebagai artis solo pria K-pop pertama yang masuk dalam line-up festival musik bergengsi tersebut.




