Volume Sampah di Cianjur Meningkat 20 Ton per Hari Selama Ramadan

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Cianjur: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat volume sampah selama Ramadan meningkat hingga 20 ton per hari. Peningkatan terjadi di sejumlah pusat jajanan untuk berbuka puasa.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah dan Limbah B3 DLH Cianjur Wandi mengatakan hari biasa volume sampah yang masuk ke TPAS Mekarsari sekitar 200 ton per hari. Sementara saat libur mencapai 400 ton per hari yang didominasi limbah organik dan rumah tangga.

"Jumlah tersebut bertambah sekitar 20 ton setiap harinya selama bulan puasa, di mana penumpukan terlihat di sejumlah titik yang dijadikan pusat jajanan berbuka puasa di wilayah perkotaan Cianjur, terutama saat malam," katanya, dilansir dari Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Pabrik Pengolahan Sampah di Depok Ditargetkan Beroperasi Mulai 2027

Untuk memastikan seluruh sampah terangkut tepat waktu, pihaknya memaksimalkan penggunaan 24 armada truk pengangkut sampah. Jadwal pengangkutan juga ditambah menjadi lima kontainer dengan kapasitas masing-masing empat ton.

Jadwal penarikan sampah sudah dimulai pukul 20.00-23.00 WIB dan pukul 02.00-05.00 WIB. Sedangkan mobil patroli beroperasi mulai pukul 06.00-16.00 WIB di mana penyimpanan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) pada pukul 20.00-24.00 WIB.

"Kami meminta masyarakat untuk membuang sampah ke TPS terdekat dengan jadwal yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga tidak terjadi penumpukan ketika pagi hari," ungkapnya. 


Petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menambah jadwal pengangkutan sampah di sejumlah titik di pusat kota selama puasa. ANTARA/Ahmad Fikri


Pihaknya menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah dari rumah sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya volume sampah selama Ramadan. Langkah ini bertujuan memastikan pembuangan sampah tepat waktu untuk mencegah penumpukan.

"Seperti tahun sebelumnya saat bulan puasa volume sampah mengalami peningkatan selama bulan puasa hingga Lebaran, berbagai cara dilakukan termasuk melakukan pengolahan sampah langsung di lingkungan tempat tinggal," ungkapnya. 

Selama bulan puasa, lebih dari 150 tenaga kebersihan tetap menjalankan tugas membersihkan sampah di seluruh sudut kota. Mereka juga fokus di titik-titik rawan penumpukan sampah pada petang hari, saat pusat kuliner mulai beroperasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebutuhan Skincare yang Aman Meningkat, Produk Berbasis Sains kian Dilirik
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bareskrim Polri Tetapkan 12 Tersangka Kasus TPPO Modus Jual Beli Bayi
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Panggil Kembali Eks Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Korupsi DJKA Pekan Depan
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Baznas: Penghasilan Rp 7,6 Juta Sebulan Wajib Zakat 2,5 Persen
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Sekeluarga di Bantul Dibacok Saat Tidur, Ayah Tewas di Samping Istri & Balitanya
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.