Menu MBG Ramadan Disorot, BGN Janji Evaluasi: Pastikan Sesuai Standar Gizi

kompas.tv
16 jam lalu
Cover Berita
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana dalam RDP dengan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa (20/1/2026). (Sumber: Tangkapan Layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan mutu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan. Hal ini disampaikan Dadan menanggapi menu kering MBG selama Ramadan ramai disorot karena dinilai tak memenuhi angka kecukupan gizi (AKG).

Saat menghadiri rapat koordinasi bersama seluruh mitra dan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (25/2/2206), Dadan menyatakan BGN akan melakukan evaluasi menyeluruh pelaksanaan MBG selama Ramadan.

"Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan MBG Ramadan tetap sesuai standar gizi, tepat sasaran, serta transparan dari sisi penggunaan anggaran. Evaluasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik," kata Dadan Hindayan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (25/2).

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Bantah Zakat Disalurkan untuk MBG, Tegaskan 8 Golongan Ini yang Berhak Terima

Kepala BGN itu menyebut pihaknya senantiasa mengevaluasi pelaksanaan MBG, mulai dari aspek kemasan, komposisi menu, hingga transparansi perhitungan AKG.

Dadan pun meminta seluruh SPPG dan mitra BGN memperhatikan kemasan makanan. Menu MBG disebutnya tidak boleh hanya dikemas plastik secara sederhana, tetapi harus ditempatkan dalam wadah yang higienis dan mampu menjaga kualitas makanan.

Dadan juga meminta agar komposisi bahan pangan MBG ssuai pagu bahan baku yang ditetapkan. Menurutnya, menu kacang misalnya, dinilai memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan telur, sedangkan telur dinilai memiliki citra protein yang lebih baik dan lebih mudah diterima masyarakat.

BGN pun meminta para mitra menyesuaikan komposisi menu, salah satunya dengan mengganti kacang dengan telur tanpa mengurangi nilai gizi. 

Lebih lanjut, Dadan memastikan setiap SPPG menyusun penjelasan rinci terkait AKG dan harga masing-masing bahan pangan dalam setiap menu. Disebutkan, pagu anggaran harga bahan baku untuk balita hingga siswa SD kelas 3 sebesar Rp8.000, sementara untuk kelompok lainnya Rp10.000.

"Patokan dasar tersebut dapat berbeda sesuai indeks kemahalan daerah dan bersifat at cost, sehingga perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik," kata Dadan Hindayana dikutip Antara.

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • badan gizi nasional
  • dadan hindayana
  • mbg ramadan
  • menu kering mbg
  • gizi mbg ramadan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Group x PB Akuatik: Kompak Dukung Sport Tourism & Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan Internasional 2026!
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
GP Ansor: Sertifikasi Halal Tetap Berlaku dalam Perjanjian Dagang RI–AS
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gubernur Jateng raih penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan Sampah
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Rekor Horor, Sumut Juara Vonis Mati Terdakwa Narkoba Terbanyak se-Indonesia
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pengemudi Mobil Gila-gilaan di Jakpus: Pelat Palsu, Tak Punya SIM dan STNK
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.