Optimalkan Data Indeks, Kemendagri Dorong Papua Lahirkan Kebijakan Publik yang Akuntabel

rctiplus.com
16 jam lalu
Cover Berita

PAPUA, iNews.id – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya untuk mentransformasi tata kelola pemerintahan daerah melalui penguatan peran analis kebijakan. 

Pejabat fungsional ini didorong menjadi think tank atau wadah pemikir yang memastikan setiap kebijakan publik lahir dari data yang akurat, bukan sekadar intuisi.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, saat menjadi narasumber dalam Lokakarya Penulisan Rekomendasi Kebijakan (Policy Brief) di Papua, Rabu (25/2/2026). 

Yusharto menekankan, pemerintah daerah tidak bisa lagi mempertahankan kebijakan yang sudah tidak relevan. Analis kebijakan dituntut untuk mampu melakukan evaluasi kritis serta menyusun kebijakan yang bersifat antisipatif terhadap tantangan masa depan. 

"Analis kebijakan memastikan setiap rekomendasi didukung data, analisis ilmiah, dan proyeksi dampak. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak bersifat sesaat, tetapi berkelanjutan dan strategis," kata Yusharto. 

Untuk mendukung kerja para analis di daerah, BSKDN menyediakan berbagai instrumen pengukuran data primer yang objektif. Data ini menjadi landasan dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang akuntabel. Sejumlah instrumen tersebut meliputi Indeks Inovasi Daerah (IID), Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD), Indeks Tata Kelola Pemerintahan Daerah (ITKPD), dan Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Penguatan kapasitas analis kebijakan ini merupakan bagian dari agenda besar reformasi birokrasi menuju standar kelas dunia. BSKDN bersama Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus melakukan pembinaan sistematis terhadap jabatan fungsional ini, merujuk pada UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). 

"Pembinaan analis kebijakan akan dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, profesional, dan berbasis pengetahuan," ujar Yusharto. 

Melalui kolaborasi dengan Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar), BSKDN optimistis bahwa penguatan think tank daerah akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Papua.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Utamakan Kenyamanan dan Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Lantik 162 Pejabat Pelayanan Haji
• 7 jam laludisway.id
thumb
Mengenal Quenay Soewarto, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Jeruk Fengdu Ternama Berkembang Menjadi Industri yang Berkembang Pesat di Chongqing, China Barat
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Preview Ferencvaros vs Ludogorets Razgrad: Misi Balas Dendam Ferencvaros di Groupama Aréna
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Real Madrid vs Benfica, Menang di Santiago Bernabeu, Los Blancos Lolos ke 16 Besar Liga Champions
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.